Kenapa Harus Usaha? Bukankah Semua Sudah Menjadi Takdir Allah yang Pasti Terjadi?

Alfatihah.com – Mungkin diantara kita sering kali merasa sudah berdoa setiap hari namun mengapa belum juga dikabulkan? Bukankah doa yang bisa mengubah takdir? Kalau rezeki setiap manusia sudah diatur, jodoh pun telah ditentukan, dan kesuksesan juga sudah dijadwalkan, lalu untuk apa manusia bekerja keras dan susah payah untuk meraihnya? 

Kenapa harus usaha? Banyak sekali manusia yang terjebak pada pikirannya sendiri yang dimana jika semua sudah ditentukan oleh Allah SWT kita tinggal menunggu saja hasilnya seperti apa. Seolah-olah seseorang bisa langsung menjadi milyader tanpa usaha dan bekerja, jodoh tiba-tiba datang mengetuk pintu rumah setelah berdoa dan meminta.

Dalam Islam, ternyata usaha memiliki kedudukannya tersendiri. Mengapa sebenarnya manusia harus berusaha? Simak lebih lanjut!

Kenapa Harus Usaha? Bukankah Semua Sudah Ditentukan?

Setiap manusia memang harus usaha terlebih dahulu jika semua keinginannya ingin tercapai. Allah SWT memang menjamin kehidupan setiap hamba-Nya, tetapi Allah SWT juga menginginkan hamba-Nya untuk bisa usaha terlebih dahulu sebelum mendapatkannya.

Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَاۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ

Artinya: “Tidak satu pun hewan yang bergerak di atas bumi melainkan dijamin rezekinya oleh Allah. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).” (QS. Hud: 6)

Ayat diatas terdapat kata “dabbah” yang dimana artinya adalah “bergerak atau melata.” Jadi pada kesimpulannya adalah, Allah menjamin rezeki bagi mereka yang bergerak dan telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar keinginannya. 

Itu artinya, manusia harus usaha bukan hanya diam tanpa melakukan suatu apapun dan mengandalkan keajaiban. Allah SWT menilai dari gerak jiwa seseorang melalui usaha yang ia lakukan. 

merupakan bentuk pengakuan kehambaan sebab jika usaha kita dilakukan karena perintah Allah SWT dan bukan fokus pada hasil, maka Allah SWT akan ridhai. Oleh sebab itu setiap manusia harus usaha, usaha bukan menunjukkan kekuatan kita melainkan kesabaran, kejujuran, dan juga keikhlasan.

Usaha bukan hanya fokus pada hasil, melainkan sebuah proses dan tantangan yang didapatkan. Usaha juga merupakan salah satu bentuk keimanan dan kejujuran oleh sebab itu hasilnya tetap berada pada ketetapan Allah SWT.

Jika hasil dari yang kita usahakan hasilnya berada di tangan kita, mungkin kita akan menjadi manusia yang sombong dan berbangga diri. Padahal tanpa Allah SWT, kita hanyalah makhluk kecil yang tidak ada apa-apanya.

Hasil dan usaha memang dibagi menjadi dua sisi, itulah mengapa kita disuruh fokus untuk terus berusaha tanpa memikirkan bagaimana hasilnya sebab yang memang menjadi jatah kita tidak akan pernah tertukar oleh siapapun.

Hasil menjadi milik Allah SWT karena itulah kita terkadang diberikan sebuah ujian oleh Allah SWT agar Dia dapat memahami respon kita terhadap pemberian ujian dari-Nya.

Manusia harus usaha bukanlah tanpa sebab, Allah SWT hanya ingin melihat seberapa besar hamba-Nya menginginkan hal tersebut dengan usahanya sendiri. Biarkan hasil tetap menjadi rahasia Allah SWT supaya selama kita berproses juga menjadi sebuah ladang pahala karena kesabaran dan keikhlasan kita dalam menerima apapun hasilnya.

Oleh sebab itu, Allah SWT tidak pernah melihat hasil karena Allah SWT sangat menghargai proses dari manusia. Kita dinilai dari proses yang dijalani dan dapat kita kendalikan bukan dari suatu hasil yang berada di luar kendali kita sebagai manusia.

Allah SWT bisa saja memberikan setiap keinginan hamba-Nya secara langsung, tetapi Allah SWT menginginkan hamba-Nya untuk berusaha terlebih dahulu dan mendidik hati kita, padahal jika Allah SWT mau, hanya dengan menggunakan “Kun Fayakun” maka semua bisa terjadi.

Itulah tadi pembahasan mengenai alasan mengapa manusia harus usaha. Pada akhirnya, tujuan hidup kita yang sebenarnya bukan hanya untuk menikah terlalu cepat, sukses dalam satu malam, atau mendapatkan apapun secara instan.

Tujuan hidup yang sebenarnya adalah bagaimana cara kita tetap bersabar saat diberikan ujian, dan bagaimana cara mengontrol hawa nafsu saat diberikan semua keinginan oleh Allah SWT. Semua memang harus diusahakan, dan untuk hasilkan biarkan tetap mutlak menjadi rahasia dan milik Allah SWT.

Penulis: Suci Wulandari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia