Alfatihah.com – Di kehidupan yang serba cepat saat seperti sekarang ini, setiap orang berlomba-lomba dalam mendapatkan hal-hal yang bersifat duniawi. Namun ada kalanya seseorang berada di titik lelah mengejar dunia yang tidak ada habisnya sehingga memutuskan untuk memperbaiki hubungannya dengan Allah SWT yang dikenal dengan zuhud.
Sifat zuhud merupakan salah satu sifat yang dimiliki manusia yang cenderung ingin fokus terhadap hal-hal yang berkaitan dengan akhirat. Seseorang yang memiliki sifat tersebut akan lebih memikirkan kehidupan setelah kematian dan fokus kepada akhirat.
Sifat zuhud merupakan sifat seseorang yang memalingkan atau meninggalkan duniawi berupa hal-hal yang bersifat materiil atau kemewahan dengan berharap kepada kehidupan yang baik setelah kematian.
Sifat zuhud merupakan sifat terpuji karena seseorang akan berusaha memperbaiki hubungannya dengan Allah SWT dan meninggalkan segala kesenangan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja. Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:
اِعْلَمُوْٓا اَنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ وَّزِيْنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى الْاَمْوَالِ وَالْاَوْلَادِۗ كَمَثَلِ غَيْثٍ اَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهٗ ثُمَّ يَهِيْجُ فَتَرٰىهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُوْنُ حُطَامًاۗ وَفِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيْدٌۙ وَّمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانٌۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ
Artinya: “Ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanyalah permainan, kelengahan, perhiasan, dan saling bermegah-megahan di antara kamu serta berlomba-lomba dalam banyaknya harta dan anak keturunan. (Perumpamaannya adalah) seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani, lalu mengering dan kamu lihat menguning, kemudian hancur. Di akhirat ada azab yang keras serta ampunan dari Allah dan keridaan-Nya. Kehidupan dunia (bagi orang-orang yang lengah) hanyalah kesenangan yang memperdaya.” (QS. Al-Hadid: 20)
Rasulullah SAW bersabda:
ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبُّكَ اللَّهُ، وَازْهَدْ فِيمَا فِي أَيْدِي النَّاسِ يُحِبُّكَ النَّاسُ
Artinya: “Berzuhudlah terhadap dunia, maka Allah akan mencintaimu. Berzuhudlah terhadap apa yang ada di tangan manusia, maka manusia akan mencintaimu.” (Hadist Riwayat Tirmidzi)
“Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takuti sepeninggalku atas diri kalian ialah dibukanya pintu-pintu kemewahan dunia dan keindahan perhiasannya.” (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim)
Di era saat ini, manusia cenderung hanya mementingkan sifat duniawi sehingga terus mengejar hal-hal yang berkaitan dengan kemewahan dan materi yang tiada henti. Sifat zuhud ini sangat jarang dimiliki orang karena manusia seringkali banyak melakukan kesalahan dan kekhilafan.
Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۗ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ
Artinya: “Wahai manusia, sesungguhnya janji Allah itu benar. Maka, janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu dan janganlah (setan) yang pandai menipu memperdayakan kamu tentang Allah.” (QS. Fathir: 5)
Berikut ini keutamaan memiliki sifat zuhud:
Zuhud merupakan salah satu sifat yang sempurna menuju iman dan takwa kepada Allah SWT. Seseorang yang memiliki sifat ini akan cenderung lebih fokus kepada Allah SWT untuk beribadah sehingga tidak terpedaya dengan kemegahan duniawi.
Melalui zuhud, seseorang akan mencapai pada puncak ketenangan batin dan kesejahteraan hati yang lebih mendalam. Seseorang akan membebaskan dirinya dari harta dan kesenangan duniawi yang seringkali membuatnya merasa lelah.
Zuhud akan membantu seseorang untuk terhindar dari hal-hal yang bersifat negatif seperti sifat serakah, dengki, maupun iri. Dengan sifat tidak condong pada kehidupan duniawi, maka akan mengantarkan seseorang untuk jauh lebih bersyukur dan tidak iri atas kepemilikan orang lain.
Rasulullah SAW telah bersabda:
مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ فِي الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَاذَا يَرْجِعُ
Artinya: “Tidaklah dunia dibandingkan akhirat melainkan ibarat seseorang di antara kalian yang memasukkan jari-jemarinya ke dalam lautan samudera, maka lihatlah apa yang diperoleh darinya. (Hadist Riwayat Muslim)
Seseorang yang memiliki sifat zuhud akan lebih fokus kepada hal-hal yang berkaitan dengan spiritual. Hal tersebut tentu akan lebih mendekatkan seseorang kepada Allah SWT sehingga ia cenderung melupakan perkara duniawi yang bersifat bermegah-megahan.
Itulah tadi mengenai definisi dan hikmah dari sifat zuhud. Zuhud merupakan salah satu sifat yang sangat dicintai Allah SWT karena manusia lebih dekat kepada Tuhan-Nya. Kehidupan duniawi hanya akan membuat manusia lupa dan memiliki sifat tamak karena mengejar dunia tidak akan pernah ada habisnya.
Melalui sifat zuhud kita akan lebih memahami mengenai makna kehidupan sehingga bisa lebih sabar, ikhlas, dan pandai bersyukur dalam menerima setiap takdir dari Allah SWT.
Penulis: Suci Wulandari