Mendengar Adzan yang Berkumandang? Inilah 6 Adabnya dalam Islam!

Alfatihah.com – Adzan merupakan seruan panggilan bagi seluruh umat Islam yang ada di dunia untuk menunaikan shalat. Islam sangat menjunjung tinggi adab dan perilaku yang baik tak terkecuali adab ketika adzan sedang berkumandang.

Dalam Islam, ketika mendengar adzan sebenarnya bukan hanya menjadi panggilan ketika akan melaksanakan ibadah shalat saja. Adzan adalah hal yang istimewa dan memiliki makna yang lebih luas seperti dapat digunakan saat kelahiran bayi, ketika ada orang yang meninggal dunia, dan juga bisa menjadi saksi bagi muadzin saat di akhir zaman kelak.

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW;

فَإِنَّهُ لاَ يَسْمَعُ مَدَى صَوْتِ الْمُؤَذِّنِ جِنٌّ وَلاَ إِنْسٌ وَلاَ شَيْءٌ إِلاَّ شَهِدَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya: “Tidaklah mendengar suara muadzin bagi jin dan manusia serta (segala) sesuatu, kecuali memberikan kesaksian untuknya pada hari Kiamat.” (Hadist Riwayat Bukhari)

Adab Ketika Mendengar Adzan Berkumandang

Ketika mendengar adzan, umat Islam disunnahkan untuk melakukan hal-hal berikut ini:

1. Mengikuti yang Diucapkan Muadzin

Ketika mendengar adzan yang berkumandang, umat Islam sangat dianjurkan untuk mengikuti yang diucapkan oleh muadzin. 

Seorang muslim yang menjawab adzan akan mendapat pahala mendengarkan adzan. Sebagaimana dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda,  “Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafa’atku.” (Hadist Riwayat Muslim no. 384).

2. Bershalawat Kepada Rasulullah SAW

Adab selanjutnya ketika mendengar adzan berkumandang adalah melantunkan shalawat kepada Rasulullah SAW. Hal tersebut terdapat dalam sebuah hadits yaitu: 

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Rasulullah SAW bersabda,“Ketika kalian mendengar adzan maka jawablah, kemudian setelah itu bacalah shalawat kepadaku.” (Hadist Riwayat Muslim)

3. Memohon Kepada Allah untuk Wasilah Kepada Rasulullah

Adab selanjutnya adalah memohon kepada Allah SWT untuk wasilah kepada Rasulullah SAW. Selain itu terdapat keutamaan lainnya seperti mendapatkan syafaat Rasulullah SAW kelak di akhir zaman.

Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Jabir bin ‘Abdillah:  “Barangsiapa mengucapkan setelah mendengar adzan ‘allahumma robba hadzihid da’watit taammah wash sholatil qoo-imah, aati Muhammadanil wasilata wal fadhilah, wab’atshu maqoomam mahmuuda alladzi wa ‘adtah’ [Ya Allah, Rabb pemilik dakwah yang sempurna ini (dakwah tauhid), shalat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi), dan fadilah (kedudukan lain yang mulia). Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqom (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan padanya], maka dia akan mendapatkan syafa’atku kelak.” (Hadist Riwayat Bukhari no. 614)

4. Membaca Doa Setelah Adzan Berkumandang

Umat Islam sangat dianjurkan untuk membaca doa setelah adzan berkumandang agar kelak mendapatkan syafaat dari Rasulullah di akhir zaman kelak dan berkumpul dengan Rasulullah SAW. Doa tersebut juga memohon kepada Allah agar Rasulullah SAW mendapat kedudukan tertinggi di surga-Nya.

Setelah adzan selesai dikumandangkan, ada doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca. Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang setelah mendengar adzan mengucapkan: ‘Allahumma Rabba haadzihid da’wati at-taammati wash-shalaati al-qaa-imati, aati Muhammadan al-wasiilata wal-fadhiilata wab’ats-hu maqaaman mahmuudan alladzi wa’adtahu (Ya Allah, Rabb pemilik seruan yang sempurna ini dan shalat yang ditegakkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan serta tempatkanlah beliau pada tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan)’, maka dia akan memperoleh syafa’atku pada hari kiamat.” (Hadist Riwayat  Bukhari)

5. Berhenti Berbicara dan Beraktivitas

Ketika mendengarkan adzan berkumandang, sangat dianjurkan untuk berhenti berbicara dan beraktivitas. Umat Islam diperintahkan untuk segera melaksanakan shalat ketika adzan telah selesai. 

Segerakan untuk mengambil wudhu dan juga melaksanakan shalat berjamaah di masjid terdekat, dan apabila dalam keadaan terdesak dapat dilaksanakan di tempat mana saja secara individu.

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

Artinya: “Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu akan kamu dapatkan (pahalanya) di sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 110)

6. Menjawab Adzan Berkumandang

Umat Islam juga sangat dianjurkan untuk menjawab adzan yang berkumandang seperti hadist berikut ini:

Kaum muslimin hendaknya menghentikan aktivitas yang dilakukan agar mendengar dan menjawab adzan dengan saksama. Rasullulah SAW bersabda: “Apabila datang waktu shalat, hendaklah salah seorang dari kalian menyerukan adzan untuk kalian.” (Hadist Riwayat Al-Bukhari)

Itulah tadi 6 adab dalam Islam ketika adzan berkumandang. Sebagai seorang muslim yang baik, hendaknya kita bisa mengikuti sunnah dan anjuran yang disyariatkan dalam Islam untuk mendapatkan ridha dari Allah SWT dan syafaat dari Rasulullah SAW.

Penulis: Suci Wulandari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia