Perilaku Fasik: Perbuatan yang Melanggar Ajaran Islam dan Kenali 5 Ciri-cirinya, Apakah Kamu Termasuk?

Alfatihah.com – Dalam Islam, setiap perbuatan selama di dunia baik itu hal baik maupun buruk tidak akan pernah luput dari Allah SWT. Salah satu sifat buruk yang perlu dihindari adalah perilaku fasik yang dimana perbuatan tersebut telah melenceng atau melanggar ajaran Islam.

Perilaku fasik digambarkan sebagai seseorang yang telah melewati batas ketentuan syariat baik itu dalam bentuk moral dan etika, muamalah, ibadah, maupun hal-hal lain dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku fasik tercermin dari orang yang tidak taat syariat, dan untuk itu kita harus pahami perilaku fasik lebih luas lagi.

Makna Perilaku Fasik

Makna kata ‘fasiq’ secara bahasa terdapat dalam dialek masyarakat Arab adalah الخروجُ عن الشيء: keluar dari sesuatu. Karena itu, tikus gurun dinamakan fuwaisiqah [Arab: فُوَيْسِقة] karena dia sering keluar dari tempat persembunyiannya. 

Demikian pula orang munafik dan orang kafir disebut orang fasik. Karena dua orang ini telah keluar dari ketaatan kepada Allah. Karena itu, Allah SWT menyifati iblis dengan firman-Nya:

إِلا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ

Artinya: “Kecuali iblis (tidak mau sujud), dia termasuk golongan jin, dan dia berbuat fasik terhadap perintah Tuhannya.” (QS. Al-Kahfi: 50)

Maksud kalimat “dia berbuat fasik” keluar dari ketaatan kepada-Nya dan tidak mengikuti perintahnya. (Tafsir At-Thabari, 1:409)

Syaikh Utsaimin memberi penjelasan:

الفاسق هو الخارج عن طاعة الله ورسوله

Artinya: “Fasiq adalah orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya.”

Ciri-ciri Perilaku Fasik

Orang-orang yang memiliki perilaku fasik biasanya dapat dibedakan dengan orang-orang yang beriman. Berikut ini ciri-ciri yang dapat terlihat dari seseorang yang fasik:

1. Memutus Hubungan Silaturahmi

Seseorang yang berperilaku fasik suka sekali memutuskan tali silaturahmi dengan saudaranya terutama saudara seimannya. Mereka tidak mementingkan yang namanya hubungan silaturahmi karena mereka cenderung bersikap egois dan sombong.

2. Melanggar Perjanjian dengan Allah

Sebagai seorang hamba yang beriman, kita sudah sepatutnya mematuhi segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT. 

Orang yang memiliki perilaku fasik cenderung mengabaikan perintah Allah SWT dan ia lebih memilih untuk melanggar aturannya padahal ia sudah mengetahui bahwa hal tersebut adalah perbuatan salah (suatu larangan) dan termasuk dosa.

Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:

الَّذِيْنَ يَنْقُضُوْنَ عَهْدَ اللّٰهِ مِنْۢ بَعْدِ مِيْثَاقِهٖۖ وَيَقْطَعُوْنَ مَآ اَمَرَ اللّٰهُ بِهٖٓ اَنْ يُّوْصَلَ وَيُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah setelah (perjanjian) itu diteguhkan, memutuskan apa yang diperintahkan Allah untuk disambungkan (silaturahmi), dan berbuat kerusakan di bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS. Al-Baqarah: 27)

3. Berbuat Kerusakan di Muka Bumi

Seseorang yang memiliki perilaku fasik sangat gemar sekali berbuat kerusakan di muka bumi. Contohnya saja merusak alam dengan menebang pohon secara liar, membuang sampah sembarangan, dan hal-hal lain yang dilarang syariat.

4. Suka Berbuat Maksiat

Seseorang yang memiliki perilaku fasik tidak takut untuk berbuat maksiat, justru sebaliknya ia akan terang-terangan dalam memamerkan perbuatan maksiatnya. Meskipun mereka mengetahui perbuatan tersebut haram, tetapi mereka susah untuk meninggalkannya.

5. Mengubah Hukum Allah

Orang-orang fasik gemar sekali mengubah hukum Allah, ia gemar untuk menghalalkan segala cara sesuai dengan keinginannya sendiri tanpa memperdulikan hal tersebut sesuai syariat atau tidak.

Itulah tadi pembahasan mengenai makna dan ciri-ciri seseorang yang memiliki perilaku fasik. Hakikatnya, perbuatan ini adalah hal yang tidak disukai oleh Allah SWT. Setelah mengetahui orang yang berperilaku fasik, hendaknya kita dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT agar dilindungi dari hal-hal yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

Sebagai seorang muslim, hendaknya kita dapat berhati-hati agar tidak terjerumus dan masuk ke dalam golongan orang-orang yang fasik.

Penulis: Suci Wulandari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia