3 Golongan Perempuan Salfa, Hati-hati Jika Termasuk Didalamnya!

Alfatihah.com – Dalam Islam, perempuan merupakan makhluk yang diciptakan oleh Allah dengan sangat istimewa. Sehingga perempuan adalah makhluk spesial yang penuh dengan kemuliaan. Dalam pandangan Islam, perempuan memiliki martabat yang tinggi.

Di era saat ini, tak jarang banyak perempuan suka berbaur dengan laki-laki atau disebut perempuan salfa yang dimana hal itu seharusnya tidak boleh dilakukan. Dalam Islam, seorang perempuan dan laki-laki yang bukan mahram tidak bisa intens untuk melakukan komunikasi tanpa ada hal yang genting.

Apa itu Perempuan Salfa?

Meskipun tidak ada dalam istilah fiqh, namun perempuan salfa bisa diartikan dengan perempuan yang suka berbaur dengan laki-laki.

Umar bin Khattab berkata: “Sejelek-jeleknya perempuan adalah memiliki sifat salfa, yaitu perempuan yang akrab dan berbaur dengan para laki-laki dan tidak malu terhadap mereka.” (Hadist Riwayat Muslim)

Perempuan salfa merupakan perempuan yang biasanya seringkali keluar rumah tanpa ada hal mendesak atau penting. Selain itu perempuan ini juga dikatakan sebagai perempuan yang durhaka terhadap suaminya.

Perempuan salfa juga mengacu dalam tata cara berpakaian, sikap, dan tutur kata yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Menurut Al-Azhari, perempuan salfa adalah perempuan yang tidak punya malu terhadap laki-laki asing. (Tahdzibul Ughoh 1/143)

Ciri-ciri Perempuan Salfa

Ada beberapa ciri-ciri perempuan yang termasuk dalam kategori perempuan salfa. Adapun ciri-ciri yang bisa dilihat diantarannya yaitu:

1. Tidak Menjaga Aurat Sesuai Syariat Islam

Ciri-ciri perempuan salfa yang kerapkali terlihat adalah tidak menjaga aurat sesuai dengan syariat Islam. Perempuan salfa justru rata-rata tidak menutup aurat meskipun beragama Islam. Meskipun menutup aurat, tetapi masih sering terlihat lekuk tubuhnya.

2. Pergaulan yang Buruk

Perempuan salfa seringkali dikategorikan memiliki pergaulan pertemanan yang buruk karena mereka lebih banyak berbaur dengan laki-laki yang bukan termasuk mahramnya. 

Tak jarang juga, mereka memiliki circle pertemanan yang negatif seperti suka mabuk-mabukan, berjudi, dan berzina.

3. Tidak Memperdulikan Ibadah

Perempuan salfa biasanya sering mengabaikan ibadah seperti melaksanakan sholat, berpuasa, atau ibadah-ibadah yang lainnya. Karena mereka sering berbaur dengan laki-laki yang bukan mahram, hati mereka kerapkali tertutup dalam melihat kebenaran.

Tips Menjaga Diri Agar Tidak Menjadi Perempuan Salfa

Agar tidak menjadi perempuan yang memiliki sifat salfa, ada baiknya dapat menjaga diri dengan baik agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Inilah beberapa tips yang bisa dilakukan agar tidak menjadi perempuan salfa:

1. Tidak Berkhalwat pada yang Bukan Mahram

Agar terhindar dari godaan setan dan perbuatan zina, maka perempuan diwajibkan agar tidak berdua-duaan dengan lelaki yang bukan mahramnya. Hal ini juga bisa dilakukan agar perempuan tidak termasuk dalam golongan salfa yang suka berbaur dengan laki-laki.

Perempuan boleh berbaur dengan laki-laki apabila ada hal genting atau kepentingan-kepentingan lain yang mendesak seperti karena urusan pekerjaan, pendidikan, atau masalah kesehatan yang harus diperiksa oleh dokter laki-laki.

2. Tidak Berbicara Lemah Lembut pada yang Bukan Mahram

Perempuan juga dilarang berbicara lemah lembut dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Berbicara lemah lembut disini yaitu meliuk-liukan suara, berbicara dengan nada menggoda, mendayu-dayu, dan hal-hal lain yang seakan-akan memancing.

3. Tidak Mengirim Pesan pada yang Bukan Mahram

Untuk menjaga diri, perempuan juga sebaiknya tidak mengirim pesan kepada yang bukan mahramnya diluar urusan pekerjaan. Apabila kita intens melakukan chatting kepada lawan jenis, maka hal itu bisa memancing perbuatan zina.

Itulah mengenai pengertian, ciri-ciri, dan juga tips agar terhindar dari perempuan yang memilki sifat salfa. Sebagai makhluk yang sangat dimuliakan oleh Allah, alangkah baiknya bahwa kita juga bisa senantiasa menjaga diri dari perbuatan yang dilarang oleh Allah.

Wanita yang baik adalah wanita yang memiliki rasa malu kepada yang bukan mahramnya. Demi menyelamatkan diri dari perbuatan zina dan hal-hal lain yang tidak diinginkan, maka sebagai perempuan harus bisa mawas diri dan membentengi diri dengan iman.

Baca Juga: Mahram Wanita dalam Islam, Siapa Saja?

Penulis: Suci Wulandari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia