Alfatihah – Parenting Islami di era modern menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta pengaruh budaya global membuat orang tua dituntut lebih bijak dalam mendidik anak.
Islam memandang keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak, sehingga peran orang tua sangat menentukan pembentukan karakter dan keimanan sejak dini.
Salah satu tantangan utama parenting modern adalah pengaruh media digital. Anak-anak mudah terpapar informasi tanpa filter, yang dapat memengaruhi akhlak dan pola pikir mereka.
Dalam Islam, orang tua memiliki tanggung jawab menjaga dan membimbing keluarganya. Allah berfirman dalam Surah At-Tahrim ayat 6:
“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
Ayat ini menegaskan pentingnya peran orang tua dalam menjaga nilai-nilai keislaman dalam keluarga.
Selain itu, kesibukan orang tua sering kali mengurangi kualitas interaksi dengan anak.
Padahal, Rasulullah SAW mencontohkan sikap lemah lembut dan perhatian dalam mendidik anak.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW dikenal sangat penyayang kepada anak-anak dan tidak pernah bersikap kasar. Teladan ini menunjukkan bahwa pendidikan efektif lahir dari kedekatan emosional.
Solusi parenting Islami di era modern dapat dimulai dengan menanamkan tauhid, membiasakan ibadah, serta membangun komunikasi yang terbuka dengan anak.
Orang tua juga perlu menjadi teladan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, karena anak belajar lebih banyak dari apa yang ia lihat.
Dengan menggabungkan nilai Islam dan pendekatan yang relevan dengan zaman, parenting Islami dapat menjadi pondasi kuat dalam membentuk generasi yang berakhlak, beriman, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Baca Juga : Hukum Wanita Tomboy, Bagaimana Pandangan Islam?