Alas Roban Jalur Legendaris: 3 Urban Legend Paling Terkenal dalam Pandangan Islam

Alfatihah.com – Alas Roban menjadi jalur pantura legendaris di Jawa Tengah yang menghubungkan Batang-Kendal. Selain terkenal karena medan jalan dengan tanjakan panjang dan tikungan tajam, jalur yang satu ini juga dikenal akan cerita mistisnya. 

Kerap terjadi kecelakaan di jalur hingga ini sering dihubungkan dengan penunggu dan urban legend lainnya di tempat ini. Berbagai cerita tentang urban legend yang kerap dibagikan oleh para pengendara terutama yang melintas pada malam hari.

Masyarakat setempat sering melakukan pembersihan atau ritual untuk tempat tersebut. Tidak hanya menggunakan ritual jawa tetapi juga kerap dilakukannya doa secara keagaman untuk jalur tersebut. 

Cerita tentang seramnya jalur Alas Roban diangkat ke dunia perfilman yang akan ditayangkan pada 15 Januari 2026 di Bioskop seluruh Indonesia. Film ini dibintangi oleh Michelle Ziudith, Fara Shakila, Rio Dewanto, Taskya Namya, dan Imelda Therinne. 

Film ini mengisahkan tentang seorang ibu tunggal bersama satu anaknya yang memiliki keterbatasan dalam penglihatannya yang akan berangkat ke Semarang. Mereka berangkat menaiki bus terakhir dan melewati jalur angker Alas Roban pada malam hari. 

Banyaknya bocoran terkait gangguan mistis selama proses syuting berlangsung, membuat netizen mencari informasi tentang jalur ini dan juga hal mistis lainnya. 

Alas Roban dan 3 Urban Legendnya 

Menjadi perbincangan dari mulut ke mulut membuat banyak orang merasakan mistisnya tempat ini tanpa harus datang langsung ke lokasi. Namun bagaimana sebenarnya islam memandang cerita urban legend seperti ini? 

Berikut terdapat 3 urban legend paling terkenal di jalur legendaris Alas Roban, serta ditinjau dari sudut pandang Islam.

1.  Sosok Misterius di Tengah Jalan

Urban Legend pertama yang akan kita bahas yaitu sosok misterius yang tiba-tiba muncul seperti menyeberang atau berdiri di tengah jalan. Banyak persepsi yang konon katanya sosok tersebut kerap muncul ketika malam hari yang mengakibatkan pengendara kaget hingga terjadilah kecelakaan. 

Kondisi jalan di jalur Alas Roban memang minim sekali penerangan, dikelilingi hutan lebat, serta berkabut. Penyebab kecelakaan itu bisa jadi disebabkan oleh faktor kelelahan yang mengakibatkan pengendara kurang fokus hingga menyebabkan halusinasi.

Dalam Islam, terdapat larangan untuk mempercayai sesuatu yang belum jelas kebenarannya. Seperti yang dijelaskan dalam firman Allah SWT dalam QS. Al-Isra ayat 36:

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌۗ اِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلً

Artinya: “Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya”.

2. Suara Tangisan atau Panggilan Nama

Sebagian pengendara yang melintasi mengaku pernah mendengar suara, seperti tangisan, suara minta tolong, bahkan seperti ada yang memanggil nama. Suara tersebut dipercaya berasal dari penunggu setempat yang tujuannya untuk mengganggu pengendara agar hilang fokus. 

Namun banyak yang berpendapat jika suara-suara tersebut hanyalah sugesti dari para pengendara yang sebelumnya sudah mendengar terkait kisah mistis jalur tersebut. Suara yang didengar bisa saja suara pepohonan yang terkena terpaan angin, suara binatang malam, atau mungkin hanya ilusi. 

Dalam Islam sendiri mengajarkan untuk tidak takut berlebihan jika mendengar suara tanpa jelas wujudnya. Islam menganjurkan untuk membaca ta’awudz dan perbanyak dzikir. Seperti yang dianjurkan QS. An-Nahl ayat 98:

فَاِذَا قَرَأْتَ الْقُرْاٰنَ فَاسْتَعِذْ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ

Artinya: “Apabila engkau hendak membaca Al-Qur’an, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk”.

3. Larangan Berbicara Sembarangan

Urban Legend terakhir yang akan kita bahas yaitu adanya larangan untuk tidak berbicara sembarangan ketika melintasi jalur tersebut. Masyarakat percaya ketika berbicara kasar, sombong, atau menantang, hal itu akan mendatangkan gangguan dari penunggu sekitar. 

Seperti yang kita tahu jika berbicara kasar dapat memancing emosi yang dapat menurunkan fokus berkendara sehingga menimbulkan resiko kecelakaan. Selain itu juga kita perlu untuk menjaga adab berbicara kita dimanapun tempatnya. 

Dalam Islam pun Allah memerintah umatnya untuk senantiasa menjaga lisannya, seperti sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Itulah pembahasan terkait Alas Roban jalur legendaris serta 3 urban legend yang paling terkenal. Terlepas dari cerita mistisnya perlu untuk kita selalu fokus dalam berkendara. Dimanapun tempatnya semoga kita selalu berdoa dan meminta perlindungan kepada sang pencipta. 

Penulis: Lintang Suryaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia