Alfatihah.com – Sebagai seorang muslim, harus memahami apa itu sujud tilawah. Karena hal ini merupakan termasuk ke dalam sunnah Nabi SAW.
Sujud ini juga merupakan salah satu amalan yang bisa dikerjakan oleh orang yang beragama Islam. Amalan ini baik dikerjakan saat mendengar atau membaca ayat-ayat sajdah.
Lalu, apa itu pengertian sujud tilawah? Dan apa saja bacaan dari sujud ini? Simak selengkapnya di bawah ini!
Seperti yang telah dijelaskan “di atas, sujud tilawah merupakan yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah di dalam Al Quran. Jadi, ketika ada ayat sajdah, umat muslim disunnahkan untuk melakukan sujud tilawah.
Tilawah disini memiliki arti dalam bahasa Arab yaitu membaca. Kemudian ada juga beberapa pendapat dari ulama yang mengungkapkan bahwa arti dari sujud ini adalah sebagai bentuk tunduk pada kebesaran Allah SWT.
Untuk lebih jelas sumbernya, ada beberapa dalil yang mengungkit tentang sujud tilawah. Dalil tersebut ada dalam Al Quran dan juga hadist, yaitu sebagai berikut.
Al Quran
“Katakanlah (Muhammad), ‘Berimanlah kamu kepadanya (Al-Qur`an) atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang yang telah diberi pengetahuan sebelumnya, apabila (Al-Qur`an) dibacakan kepada mereka, mereka menyungkurkan wajah bersujud’” (QS. Al Isra: 107)
“dan mereka berkata, ‘Mahasuci Tuhan kami; sungguh, janji Tuhan kami pasti dipenuhi’” (QS. Al Isra: 108)
“Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk” (QS Al Isra: 109)
Hadits
“Nabi Muhammad SAW pernah membaca Al Qur’an yang di dalamnya terdapat ayat sajadah. Kemudian ketika itu beliau bersujud, kami pun ikut bersujud bersamanya sampai-sampai di antara kami tidak mendapati tempat karena posisi dahinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari Abi Hurairah radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang anak Adam membaca ayat sajadah kemudian dia bersujud, setan kecewa dan menangis seraya berkata, “Aduh, anak Adam diperintahkan sujud lalu dia sujud maka dia mendapat surga, sedangkan aku diperintahkan sujud namun aku membangkang, maka aku mendapat neraka” (HR Muslim no. 81)
Dari Zaid bin Tsabit, beliau berkata, “Aku pernah membacakan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam surat An Najm, (tatkala bertemu pada ayat sajadah dalam surat tersebut) beliau tidak bersujud.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Bacaan pada sujud tilawah ini sebenarnya sama seperti bacaan sujud ketika kita shalat. Namun ada beberapa tambahan bacaaan atau opsi lain untuk bisa dibaca, yaitu sebagai berikut.
1. Dari Aisyah, Rasulullah SAW membaca doa ketika ruku dan sujud yaitu:
“Subhaanakallahumma robbanaa wa bi hamdika, allahummagh firliy”
“Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami, dengan segala pujian kepada-Mu, ampunilah dosa-dosaku” (HR. Bukhari no. 817 dan Muslim no. 484)
2. Dari Hudzaifah, menceritakan tata cara shalat Nabi SAW dan ketika sujud membaca:
“Subhaana robbiyal a’laa”
Artinya: “Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi” (HR. Muslim no. 772)
3. Dari Ali bin Abi Tholib, Rasulullah SAW saat sujud membaca:
“Allahumma laka sajadtu, wa bika aamantu wa laka aslamtu, sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin”
Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu lah aku bersujud, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang membentuknya, yang membentuk pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah sebaik-baiknya Pencipta” (HR. Muslim no. 771)
4. Dari Imam Ahmad bin Hambal berkata, “Adapun (ketika sujud tilawah), maka aku biasa membaca ‘Subhaana Robbiyal A’laa’” (Al Mughni). Hadits ini masih diperdebatkan keshahihannya.
5. Dari ‘Ali juga mengatakan, “Dan di antara bacaan sujud dalam shalat terdapat pula bacaan ‘Sajada wajhi lilladzi kholaqohu wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin’” (HR. Muslim). Hadits ini juga masih diperselisihkan keshahihannya.
Demikianlah pengertian apa itu sujud tilawah beserta bacaannya menurut beberapa hadits. Lakukanlah sujud ini sesuai dengan ajaran Islam yang berdasarkan Al Quran dan hadits.