Alfatihah.com – Ayat sajdah ada dalam ayat-ayat Al Quran, dimana ketika dibaca atau mendengarnya harus sujud tilawah. Darisini kita harus lebih memahami ciri ayat sajdah yang bisa saja terlewat ketika saat membaca atau mendengarnya.
Ada berbagai macam ciri ayat sajdah yang wajib diketahui oleh umat muslim. Inilah ciri-ciri ayat sajdah, sebagai berikut:
Ayat-ayat sajdah yang dalam Al Quran ini mempunyai ciri khas di dalamnya yaitu terdapat tanda dalam ayat tersebut. Biasanya tanda tersebut diletakkan di akhir ayat sajdah, sebagai penanda.
Tanda tersebut berbentuk kubah kecil atau tulisan Arab bertuliskan “as-sajdah” di pinggir halaman yang tentunya berdekatan dengan ayat yang dimaksud. Tanda ini untuk bisa lebih menunjukkan kepada pembaca bahwa ayat tersebut adalah termasuk ayat sajdah.
Ciri ayat sajdah yang berikutnya yaitu terdapat kata “sujud” di dalamnya sesuai dengan penyebutan ayat tersebut. Biasanya lafal yang terdapat dalam ayat sajdah seperti sujjada, yasjudu, wasjudu, nasjudu, lahumusjudu, ataupun fasjudu.
Makna kata-kata tersebut semuanya mengarah untuk bersujud ketika membaca atau mendengar ayat sajdah. Oleh karenanya, disunnahkan untuk menyegarakan melakukan sujud tilawah.
Ketika memahami arti dari setiap ayat ini, kita akan mendapatkan ciri ayat sajdah di dalamnya. Yaitu berupa menceritakan keagungan Allah SWT, oleh karenanya disunnahkan untuk bersujud.
Sujud ini tanda kita patuh pada Tuhan Yang Maha Esa. Dimana dengan melakukan sujud, akan menunjukkan sikap tawakal pada Allah SWT.
Keagungan Allah SWT ini seperti di dalam surah Ar Ra’d: 15, yang artinya sebagai berikut: “Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari”.
Selain ayat dalam surah Ar Ra’d di atas, ayat-ayat sajdah lainnya pun menceritakan keagungan Allah SWT. Oleh karenanya, jangan terlewat untuk memahaminya ketika membaca atau mendengarnya.
Itulah beberapa ciri ayat sajdah yang terdapat dalam Al Quran. Hal ini wajib diketahui oleh seluruh umat muslim, agar tidak terlewat ketika mendengar atau membacanya dalam Al Quran.