Anjuran Berbuka Seperti Rasulullah: Sunnah, dan Keutamaannya

Alfatihah.com – Rasulullah menjadi teladan bagi umat Islam, berbuka seperti Rasulullah dengan mengikuti sunnah nya akan lebih bernilai di sisi Allah. Saat ramadhan waktu berbuka sangat dinanti oleh para kaum Muslimin setelah menahan lapar, haus, hawa nafsu sepanjang hari.

Rasulullah SAW selalu mengajarkan umatnya tentang kesederhanaan, termasuk dalam berbuka puasa dengan cara yang sederhana, tepat waktu, dan yang paling utama yaitu dipenuhi keberkahan. 

Sunnah dan Keutamaan Berbuka Seperti Rasulullah

Berbuka seperti Rasulullah dengan mengikuti sunnah nya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di bulan Ramadhan ini. Rasulullah sering melaksanakan hal berikut ketika berbuka puasa:

1. Menyegerakan Berbuka

Rasulullah selalu menyegerakan untuk berbuka puasa. Salah satu sunnah Rasulullah yaitu segera membatalkan puasa ketika waktu maghrib telah masuk. Rasulullah tidak menunda-nunda waktu untuk berbuka. Seperti pada hadits riwayat berikut

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏”‏ لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ ‏”

Artinya: Dari Sahl bin Sa’d, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Manusia akan tetap dalam kebaikan selama mereka mempercepat berbuka puasa.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits tersebut ditunjukkan bahwa segera berbuka ketika waktunya tiba merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT. 

2. Berbuka dengan Air Putih atau Kurma

Rasulullah SAW biasa berbuka dengan kurma basah atau kurma kering, namun jika tidak ada kurma beliau menggantinya dengan air putih. Rasulullah memilih kurma untuk berbuka puasa, karena kurma mengandung energi alami yang baik untuk tubuh setelah menjalani puasa.

3. Membaca Doa Berbuka

Sunnah selanjutnya yaitu, Rasulullah menggunakan doa berikut ketika berbuka puasa. Doa tersebut yaitu: 

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Artinya: Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insyaAllah.

Doa yang dilafadzkan merupakan bentuk rasa syukur yang dipanjatkan atas nikmat nya berbuka yang telah Allah berikan. 

4. Tidak Berbuka Secara Berlebihan

Islam mengajarkan tentang kesederhanaan, termasuk tentang dalam makan dan minum ketika berbuka. Seperti yang dijelaskan pada hadits berikut:

مَا مَلأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلاَتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لاَ مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ ‏”‏ ‏.‏ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ، نَحْوَهُ ‏.‏ وَقَالَ الْمِقْدَامُ بْنُ مَعْدِيكَرِبَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Artinya: “Manusia tidak mengisi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam untuk makan apa yang dapat menopang punggungnya. Jika itu tidak mungkin, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk nafasnya.” (HR. Tirmidzi)

Umat Islam dianjurkan untuk berbuka puasa secukupnya tidak berlebihan. Seseorang yang berlebihan dalam makan maka akan merasa malas dalam beribadah, karena perut yang terasa penuh dan begah akibat makan yang terlalu banyak akan membuat seseorang malas untuk bergerak. 

Berbuka secukupnya juga membantu menjaga kesehatan serta membantu agar tetap semangat dalam beribadah. 

5. Berbuka Sebelum Shalat Maghrib

Sunnah berikutnya yaitu Rasulullah biasa berbuka terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat maghrib, tidak harus makan berat tetapi dapat dilakukan meskipun hanya menggunakan seteguk air yang tujuannya agar puasa batal terlebih dahulu. Tujuannya yaitu agar ketika melaksanakan ibadah shalat dapat lebih khusyuk. 

Berbuka seperti Rasulullah memiliki banyak keutamaan, salah satunya yaitu mendapatkan pahala. Pada bulan puasa saat momen berbuka tiba menjadi waktu yang tepat dan mustajab untuk berdoa. 

Tidak hanya itu, berbuka dengan cara yang benar juga baik untuk tubuh seperti membantu mengembalikan energi tubuh, sistem pencernaan juga dapat tetap terjaga, sehingga terhindar dari gangguan kesehatan. Berbuka seperti Rasulullah terbukti sejalan dengan prinsip kesehatan di era sekarang. 

Berbuka seperti Rasulullah sesuai sunnah nya dapat mengajarkan umat Islam agar dapat bersabar hingga waktunya tiba, bersyukur atas nikmat yang diperoleh, tidak bersikap berlebihan. Hal tersebut dapat membentuk umat Islam menjadi pribadi yang lebih bertakwa. 

Itulah pembahasan mengenai anjuran berbuka seperti Rasulullah terkait sunnah dan keutamaannya. Berbuka seperti Rasulullah mengajarkan pada kita agar berbuka dengan cara yang sederhana, tepat waktu, penuh doa, dan tidak berlebihan. 

Penulis: Lintang Suryaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia