Alfatihah.com – Syaikh Abdul Aziz Ad-Dabbagh merupakan seorang ulama besar yang ceritanya mampu menyayat hati. Beliau dikenal sebagai wali Allah yang taat dan dekat dengan penciptanya. Siapa sangka jika dalam salah satu kisahnya beliau pernah tercatat sebagai penghuni neraka.
Syaikh Abdul Aziz Ad-Dabbagh dikenal sebagai seorang ulama dan sufi besar dari Maroko yang hidup pada abad ke 18. Dikenal karena kesalehannya, kedekatannya dengan Allah, dan ilmu ma’rifat yang tinggi.
Dalam sebuah riwayat, diceritakan bahwa Syaikh Abdul Aziz Ad-Dabbagh pernah bertemu malaikat dan memberitahunya bahwa namanya tercatat sebagai calon penghuni neraka. Kabar tersebut tentu saja mengejutkan, pasalnya beliau merupakan seseorang yang rajin beribadah, menjauhi maksiat, hidup secara sederhana, dan tidak lupa berdzikir.
Setelah mengetahui hal tersebut, beliau tetap taat beribadah kepada Allah SWT karena beliau yakin bahwa ketetapan surga ataupun neraka hanya Allah yang menetapkannya. Beliau semakin rajin beribadah, dan menangis dalam doa nya. Taubat yang ia lakukan juga semakin diperkuat, semakin meningkatkan keikhlasan diri.
Beliau hidup dengan rasa takut dan juga harapan dengan cara yang seimbang. Beliau tetap melakukan ibadah karena beliau percaya bahwa semua makhluk diciptakan untuk beribadah kepada Allah. Meskipun mengetahui namanya tertulis sebagai calon penghuni neraka, beliau tetap mengharap rahmat dari Allah SWT.
تَتَجَافٰى جُنُوْبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَّطَمَعًاۖ وَّمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ
Artinya: Lambung (tubuh) mereka jauh dari tempat tidur (untuk shalat malam) seraya berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut (akan siksa-Nya) dan penuh harap (akan rahmat-Nya) dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. (QS. As-Sajdah:16)
Karena keikhlasannya dalam beribadah Allah merubah catatan di lauhul mahfudz menjadi penghuni surga. Kemudian malaikat datang lagi dan mengabarkan berita gembira itu padanya. Jawaban beliau tetap sama bahwa surga dan neraka merupakan ketetapan Allah, dirinya hanya menjalankan ibadah seperti perintah Allah.
Keikhlasannya dalam beribadah membuat malaikat takjub, malaikat memberitahu dirinya bahwa keikhlasannya itulah yang membuat Allah meridhai dirinya untuk masuk surga. Syaikh Abdul Aziz Ad-Dabbagh diam sejenak dan bertanya apa yang membuat Allah murka hingga dirinya ditulis sebagai calon penghuni neraka.
Malaikat memberitahu kesalahan yang beliau lakukan dulu ketika berusia 15 tahun, dimana dirinya kala itu berpura-pura tidur menghindari perintah ibunya. Sebab perbuatan bohong itulah membuat Allah murka dan menjadikan dirinya sebagai calon penghuni neraka. Mendengar cerita tersebut Syaikh Abdul Aziz beristighfar dan memohon ampunan Allah.
Semenjak kejadian tersebut Syaikh Abdul Aziz Ad-Dabbagh menghabiskan sisa umurnya untuk berdakwah tentang pentingnya berbakti kepada orang tua. Setiap orang yang datang pada beliau selalu diberikan wasiat untuk melakukan bakti pada orang tua.
Itulah kisah Syaikh Abdul Aziz Ad-Dabbagh seorang wali yang namanya sempat tercatat sebagai penghuni neraka. Dapat kita ambil pelajaran tentang pentingnya berbakti pada orang tua dan keikhlasan hati dalam beribadah.
Penulis: Lintang Suryaningrum