Bolehkah Mencabut Gigi Saat Ramadhan, Ini Penjelasan Menurut Islam

Alfatihah.com – Mencabut gigi merupakan salah satu bentuk merawat kesehatan mulut. Namun bagaimana jika perawatan ini dilakukan pada saat bulan ramadhan, dimana pada saat bulan tersebut umat muslim wajib untuk menjalankan ibadah puasa. 

Ketika berpuasa, umat Islam wajib menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang dapat membatalkan puasa dari mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al-Baqarah: 183)

Apakah Mencabut Gigi Membatalkan Puasa?

Saat berpuasa terdapat larangan agar tidak memasukkan benda secara sengaja ke dalam lubang seperti mulut, hidung, telinga, kemaluan, ataupun dubur. Namun secara umum, mencabut gigi tidak membatalkan puasa asalkan tidak ada darah, obat, ataupun air yang tertelan secara sengaja. 

Keluar darah ketika tindakan cabut gigi juga merupakan hal yang wajar dan sering terjadi. Namun dalam Islam, darah yang keluar tersebut tidak membatalkan puasa. Puasa tidak akan batal jika darah yang keluar tersebut tertelan tanpa sengaja, namun jika sengaja ditelan maka puasa menjadi batal. 

Saat melakukan perawatan tersebut pasien biasanya dipakaikan obat bius. Hukum memakai obat bius tersebut tidak membatalkan puasa, asalkan tidak mengandung nutrisi dan tidak ditelan.  

Mayoritas ulama berpendapat bahwa tindakan medis seperti mencabut gigi bukanlah perbuatan yang dapat membatalkan puasa, karena kegiatan tersebut tidak termasuk makan dan minum. Namun jika pada saat proses tersebut dengan sengaja menelan darah, air, ataupun obat maka dapat menyebabkan batalnya puasa. 

Menurut MUI, tindakan medis diperbolehkan asal tidak memasukkan suatu zat ke dalam lambung secara sengaja. Menurut Nahdlatul Ulama juga menjelaskan bahwa diperbolehkan melakukan tindakan perawatan gigi ketika puasa selama hal tersebut dilakukan secara hati-hati agar tidak menelan sesuatu. 

Dalam Muhammadiyah juga dibolehkan untuk melakukan tindakan medis di siang hari selama tidak membatalkan puasa. Pada dasarnya melakukan perawatan mulut pada saat puasa diperbolehkan. 

Jika seseorang ragu atas batal atau tidaknya puasa akibat perawatan gigi, maka solusi yang aman yaitu perawatan dilakukan setelah waktu berbuka atau sebelum sahur. Jika memang kondisinya darurat maka dapat tetap dilakukan asal dengan penuh kehati-hatian, terlebih jika seseorang tengah mengalami sakit gigi parah maka puasa dapat dibatalkan dan qadha. 

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَاۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَࣖ

Artinya: Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir.” (QS. Al-Baqarah: 286)

Itulah pembahasan terkait mencabut gigi saat ramadhan. Mencabut gigi tetap diperbolehkan dengan penuh kehati-hatian, bila kondisi darurat maka diperbolehkan untuk membatalkan puasa dan melakukan qadha puasa di lain hari. 

Penulis: Lintang Suryaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia