Mengapa Surah At Taubah Tidak Diawali Bismillah? Inilah 3 Alasannya!

Alfatihah.com – Ada salah satu surah dalam Al Quran yang tidak ada bismillah. Mengapa bisa? Alasannya apa? Artikel ini akan membahas surah At Taubah tidak diawali bismillah.

Karena banyak umat Muslim yang bertanya-tanya akan hal tersebut ketika mengaji Al Quran. Pertanyaan itu muncul, karena semua surah kecuali At Taubah ini yang ada kalimat bismillahnya.

Bismillahirrahmanirrahim memiliki arti di dalamnya yaitu “dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”. Kalimat baik ini biasa digunakan untuk memulai sesuatu.

Balik lagi, mengapa surah At Taubah tidak diawali bismillah? Inilah tiga alasan yang perlu umat Muslim tahu!

Alasan Surah At Taubah Tidak Diawali Bismillah

1. Bara’ah (Pemutusan Perjanjian)

Surah At Taubah dikenal sebagai bara’ah karena memiliki arti berlepas diri. Nama ini diambil karena surah ini berisi pernyataan tentang pemutusan perjanjian damai kepada orang-orang kafir.

Pemutusan perjanjian tersebut terjadi dan dillakukan karena orang-orang kafir telah melanggar perjanjian. Perjanjian itu sudah ditetapkan dan pelanggaran tersebut sampai menyakiti umat Muslim.

Hal ini selaras dengan bunyi ayat pertama dari surah At Taubah. Adapun bunyinya yaitu sebagai berikut:

بَرَاۤءَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖٓ اِلَى الَّذِيْنَ عَاهَدْتُّمْ مِّنَ الْمُشْرِكِيْنَۗ

“(Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan Rasul-Nya kepada orang-orang musyrik yang telah kamu mengadakan perjanjian (dengan mereka).”

2. Memuat Pernyataan Perang

Alasan surah At Taubah tidak diawali bismillah yang kedua yaitu karena memuat pernyataan perang. Dari surah inilah Allah SWT memerintahkan umat Muslim untuk memerangi orang kafir atau kaum musyrik yang melampaui batas.

Kata bismillah adalah awalan yang baik dan ditunjukan untuk hal-hal yang baik. Oleh karenanya, hal tersebut bertentangan dengan isi surah At Taubah yang di dalamnya mengandung pernyataan perang.

Hal ini tercantum jelas dalam surah At Taubah ayat 5. Berikut bunyi ayat tersebut sebagaimana firman Allah SWT:

فَإِذَا انْسَلَخَ الأَشْهُرُ الْحُرُمُ فَاقْتُلُواْ الْمُشْرِكِينَ حَيْثُ وَجَدتُّمُوهُمْ وَخُذُوهُمْ وَاحْصُرُوهُمْ وَاقْعُدُواْ لَهُمْ كُلَّ مَرْصَدٍ، فَإِن تَابُواْ وَأَقَامُواْ الصَّلاَةَ وَآتَوُاْ الزَّكَاةَ فَخَلُّواْ سَبِيلَهُمْ، إِنَّ اللهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Apabila sudah habis bulan-bulan mulia itu, bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

3. Disampaikan untuk Orang Kafir

Surah ini ditujukan khusus untuk orang kafir, oleh karenanya ini bisa dijadikan alasan surah At Taubah tidak diawali bismillah. Di dalamnya berisi tentang orang-orang kafir yang munafik juga musyrik dan jauh dari rahmat Allah SWT.

Oleh karenanya, orang-orang tersebut tidak pantas dimuliakan dalam suatu bahasan. Dalam surah ini juga menegaskan pada orang-orang kafir bahwa pintu rahmatnya ditutup, oleh karena itu tidak sejalan jika surah ini diawali dengan bismillah.

Hal ini tertuang dalam tafir karangan Hamka. Dalam buku Tafsir Al Azhar Jilid 4 ini, Sufyan bin Umayah mengatakan:

“Sungguh di awal surah ini (At-Taubah) tidak ditulis basmalah karena lafadz basmalah adalah rahmat dan rahmat itu adalah keamanan. Sedangkan surah ini diturunkan kepada orang-orang munafik. Dan rasa aman itu tidak untuk orang-orang seperti mereka.” (HR. Muslim).

Demikianlah penjelasan dari alasan surah At Taubah tidak diawali bismillah. Poin-poin di atas sudah sangat jelas menunjukkan alasannya yang membuat umat Muslim lebih paham akan surah yang satu-satunya tidak diawali bismillah dalam Al Quran.

Penulis: Ghina Shelda Aprelka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia