Ketahui 4 Golongan Manusia Menurut Imam Al Ghazali dalam Islam

Alfatihah.com – Dalam Islam, khususnya dari tokoh Imam Al Ghazali sendiri menyebut ada empat golongan manusia. Dimana hal ini bisa dilihat dalam aspek kepunyaan ilmu pada saat berjalan di bumi-Nya.

Manusia hakikatnya diciptakan oleh Allah SWT dengan ciri yang berbeda-beda. Dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing, manusia adalah makhluk yang paling tinggi derajatnya di muka bumi.

Langsung saja, berikut empat golongan manusia yang disebutkan oleh Imam Al Ghazali. Apa saja? Simak selengkapnya di bawah ini!

Golongan Manusia Menurut Imam Al Ghazali

1. Rojulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri

Golongan manusia yang pertama ini diartikan sebagai seseorang yang paham (berilmu), dan ia sadar bahwa dirinya mengetahui. Golongan pertama inii dikatakan yang paling baik, karena ia disini bisa berperilaku bijak dan mempunyai kemapanan ilmu yang mumpuni.

Selain itu, orang dengan jenis ini mengetahui dan sadar bahwa menuntut ilmu apapun adalah suatu keharusan yang penting. Untuk nantinya ilmu tersebut dimanfaatkan atau disebar luaskan pada umat.

Orang-orang seperti ini pada zaman sekarang biasanya pada barisan para ulama. Tentunya orang yang berkedudukan ulama asli, bukan yang hanya mengaku-ngaku dan tidak menyesuaikan aturan Islam.

Orang pada golongan pertama ini, bisa diikuti nasihat dan perilakunya yang didominasi dengan kebaikan. Selain itu juga bisa menghormati dan meneladaninya dalam segala aspek kehidupan.

Jika duduk bersama orang-orang yang ada pada golongan ini, maka bisa menjadi pengobat hati, Oleh karenanya, orang dengan golongan pertama ini akan sukses dunia maupun akhirat. Wallahua’lam.

2. Rojulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri

Pada jenis kedua ini, maksudnya yaitu seseorang yang paham (berilmu), namun tidak mengetahui bahwa dirinya paham. Seperti contoh sederhananya adalah ketika seseorang tertidur, harus dibangunkan terlebih dahulu lalu bisa beranjak.

Pada jenis golongan kedua ini, seringnya kita jumpai pada masyarakat umum. Dimana banyak orang yang sebenanrnya memiliki potensi mempunyai ilmu atau bahkan kemapanan ilmu, namun belum atau tidak menyadari akan hal itu.

Alhasil, golongan manusia ini tidak memanfaatkan pada urusan kepentingan umat. Keberadaan golongan ini belum disadari sepenuhnya oleh seorang tersebut, dan dampaknya bisa sukses di dunia namun rugi di akhirat. Wallahua’lam.

3. Rojulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa Yadri

Tipe manusia yang ketiga ini merupakan seseorang yang tidak mengetahui bahwa dirinya tidak tahu. Maksudnya yaitu seseorang yang sedang berproses mencari ilmu,

Dimana orang yang mencari ilmu, tujuannya adalah untuk mengetahui suatu ilmu dari yang sebelumnya tidak mengetahui apapun. Dan jenis manusia ini adalah golongan yang baik menurut Imam Al Ghazali.

Mengapa demikian? Karena orang tersebut menyadari bahwa dia masih dalam kekurangan dan berusaha untuk menyempurnakannya. Dalam usahanya tersebut, bisa mendatangkan pahala yang Insya Allah berkah juga untuk ilmu yang didapat.

4. Rojulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri

Terakhir, golongan manusia ini adalah orang yang tidak paham (tidak berilmu) dan tidak mengetahui bahwa dirinya tidak tahu. Jenis manusia keempat ini bisa dikatakan paling buruk atau bodoh.

Ia tidak mempunyai ilmu yang mumpuni dan lebih parahnya lagi tidak sadar akan ketidakpunyaannya tersebut. Ia tidak berusaha untuk menuntut ilmu, dan celakanya tipe ini susah untuk sadar dan merasa paling mengetahui akan suatu ilmu.

Jika seseorang pada golongan ini berkata, perkataannya tersebut bisa untuk menyesatkan. Karena apa yang dikatakan tidak dilandaskan dengan keilmuan yang jelas.

Itulah beberapa golongan manusia dalam Islam menurut Imam Al Ghazali. Jenis-jenis di atas tentu saja menyadarkan kita akan pentingnya sebuah ilmu dalam kehidupan, dan bisa juga menjadikan insan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia