1.142 Jiwa Terdampak Gempa Flores Terima Bantuan dalam Distribusi Tahap 1 hingga 6

Alfatihah.com – Alhamdulillah, amanah dari para donatur kembali disalurkan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan disalurkan secara bertahap ke sejumlah wilayah terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang masih berada dalam kondisi sulit pascabencana.

Dalam rangkaian distribusi tahap pertama hingga keenam, bantuan telah menjangkau masyarakat terdampak di sejumlah wilayah, mulai dari Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, hingga Kabupaten Ngada.

Secara keseluruhan, bantuan telah diterima oleh 1.142 jiwa dari sekitar 296 kepala keluarga. Penyaluran dilakukan di beberapa titik pengungsian dengan sedikitnya 16 posko tercatat, sementara di salah satu wilayah masyarakat membuat tenda di depan rumah masing-masing sebagai tempat tinggal sementara.

Distribusi Tahap Pertama di Desa Para Lando

Pada distribusi tahap pertama yang dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, bantuan disalurkan kepada masyarakat di Desa Para Lando, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.

Sebanyak 170 jiwa dari 46 kepala keluarga menerima manfaat bantuan. Penyaluran dilakukan melalui 1 posko besar yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat terdampak.

Di wilayah ini tidak terdapat korban jiwa secara langsung di lokasi pengungsian. Namun, di RT yang berbeda tercatat **4 orang meninggal dunia akibat bencana. Kondisi rumah warga juga mengalami kerusakan cukup parah, dengan 26 rumah dilaporkan hancur.

Distribusi Tahap Kedua di Desa Robek dan Kampung Pering

distribusi

Selanjutnya, distribusi tahap kedua dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, di dua wilayah terdampak.

Penyaluran pertama dilakukan di Ojang 1, Desa Robek, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Bantuan menjangkau 120 jiwa dari 30 kepala keluarga yang berada di 3 posko.

Tidak terdapat korban jiwa di wilayah tersebut. Namun, bencana menyebabkan 16 rumah mengalami kerusakan hingga hancur, sehingga masyarakat membutuhkan tempat perlindungan dan bantuan untuk memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan.

Pada hari yang sama, bantuan juga disalurkan ke Kampung Pering, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.

Sebanyak 100 jiwa dari 26 kepala keluarga menerima bantuan melalui 1 posko. Di wilayah ini tercatat 1 korban jiwa, yaitu seorang anak kecil dari RT yang berbeda. Selain itu, sebanyak 18 rumah mengalami kerusakan hingga hancur akibat gempa.

Distribusi Tahap Ketiga di Nanga Derok

Distribusi tahap ketiga dilaksanakan pada 27 Agustus 2026 di Nanga Derok, Desa Marpokok, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Bantuan disalurkan kepada 130 jiwa dari 30 kepala keluarga yang berada di **5 posko. Di lokasi tersebut tercatat 1 korban jiwa, yaitu seorang ibu yang meninggal dunia setelah mengalami kepanikan karena mengira terjadi gempa susulan besar disertai tsunami.

Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan dukungan bagi warga yang masih mengalami trauma dan kekhawatiran setelah bencana.

Distribusi Tahap Keempat di Desa Nanga Mese

Pada 31 Agustus 2026, distribusi tahap keempat dilaksanakan di Desa Nanga Mese, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Sebanyak 80 jiwa dari 15 kepala keluarga menerima bantuan yang disalurkan melalui 2 posko. Tidak terdapat korban jiwa di wilayah tersebut.

Namun, kondisi rumah warga mengalami kerusakan. Hampir seluruh rumah mengalami retak dan dinilai tidak layak digunakan, sehingga warga membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan selama proses pemulihan pascagempa.

Distribusi Tahap Kelima di Desa Martauk

Masih pada 31 Agustus 2026, bantuan kembali disalurkan dalam distribusi tahap kelima kepada masyarakat di Desa Martauk, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Sebanyak 350 jiwa dari 100 kepala keluarga menerima manfaat bantuan. Tidak terdapat korban jiwa di wilayah tersebut.

Kondisi rumah warga mengalami kerusakan cukup parah. Hampir seluruh rumah berdinding batu mengalami kerusakan, bahkan beberapa di antaranya roboh dan tidak dapat digunakan kembali. Sementara itu, rumah yang terbuat dari kayu relatif masih dapat digunakan.

Karena kondisi rumah yang tidak memungkinkan untuk ditempati, masyarakat membuat tenda di depan rumah masing-masing sebagai tempat tinggal sementara. Setiap keluarga menggunakan tenda tersebut untuk berlindung dan menjalani aktivitas sehari-hari selama rumah mereka belum aman untuk dihuni.

Distribusi Tahap Keenam di Desa Tadho

Distribusi berikutnya dilaksanakan pada 4 September 2026 di Desa Tadho, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Sebanyak 192 jiwa dari 49 kepala keluarga menerima bantuan yang disalurkan melalui 4 posko. Tidak terdapat korban jiwa di wilayah tersebut.

Selain kebutuhan sehari-hari, masyarakat juga menghadapi dampak kerusakan tempat tinggal. Sebanyak 20 rumah mengalami kerusakan akibat gempa, sehingga bantuan menjadi salah satu dukungan penting bagi masyarakat selama masa pemulihan.

Rangkaian penyaluran bantuan ini menjadi bentuk kepedulian untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa Flores. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi penguat bagi mereka yang masih berjuang untuk bangkit setelah bencana.

Kami mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada seluruh donatur, relawan, dan #orangbaik yang telah menitipkan amanah kebaikannya. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan dan Allah Subhanahu wa Ta’ala membalasnya dengan keberkahan serta pahala yang berlipat.

Mari terus membersamai saudara-saudara kita yang terdampak gempa Flores. Dengan kepedulian bersama, insyaAllah lebih banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat bantuan dan mendapatkan dukungan untuk bangkit kembali.

Salurkan sedekah terbaik Anda melalui alfatihah.com.

Penulis: Santi Puspita Ningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia