Tidur dengan Makeup Bikin Roh Bingung? Begini Menurut Islam

Alfatihah.com – Ramai beredar di tiktok jika tidur dengan keadaan makeup bikin roh bingung, hal itu menuai banyak keraguan dan beranggapan terlalu kuno dan tidak masuk akal. Berbagai tanggapan pro dan kontra dari netizen terkait hal tersebut, pasalnya di masa sekarang hal tersebut dianggap sudah tak logis. 

Apakah islam memiliki dasar ajaran tersendiri untuk menanggapi pernyataan tidur dengan makeup ini?  

Apa Itu Roh?

Sebelum mengetahui pandangan islam terkait tidur dengan makeup bikin roh bingung, sebaiknya kita kenali terlebih dahulu tentang apa itu roh. Dalam pandangan Islam, Roh merupakan sebuah unsur kehidupan yang Allah tiup kedalam jasad manusia sehingga manusia dapat hidup.

Seperti yang dijelaskan dalam firman Allah pada QS. Al-Hijr:29 

فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ

Artinya: “Maka, apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)-nya dan telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, menyungkurlah kamu kepadanya dengan bersujud.”

Lalu bagaimana keadaan roh atau ruh kita pada saat tertidur? Dijelaskan dalam firman Allah dalam QS. Az-Zumar ayat 41 tentang bagaimana keadaan kita saat tertidur

اَللّٰهُ يَتَوَفَّى الْاَنْفُسَ حِيْنَ مَوْتِهَا وَالَّتِيْ لَمْ تَمُتْ فِيْ مَنَامِهَاۚ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضٰى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْاُخْرٰىٓ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّىۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

Artinya: “Allah menggenggam nyawa (manusia) pada saat kematiannya dan yang belum mati ketika dia tidur. Dia menahan nyawa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti (kekuasaan) Allah bagi kaum yang berpikir.”

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa hanya Allah yang memiliki kuasa penuh atas ruh manusia. Maka tidak dibenarkan jika tidur dengan makeup maka roh akan sulit kembali atau hilang.

Tidur dengan Makeup Apakah diperbolehkan?

Tidak ada dalil shahih yang melarang tidur dengan makeup, akan tetapi kurang dianjurkan atau dibilang makruh. Terdapat beberapa alasan dihukumi makruh yaitu karena sebab tertentu seperti dapat mengganggu kesehatan kulit. 

Dalam kaidah fikih telah disebutkan untuk tidak boleh membahayakan diri sendiri. Tidur dengan makeup dikhawatirkan dapat menimbulkan iritasi kulit atau terkena gangguan lainnya. Pada makeup waterproof juga dapat menyumbat pori-pori, dimana hal itu menjadi penyebab tidak sahnya dalam berwudhu.

Anjuran Islam Sebelum Tidur

Islam menganjurkan kita untuk melakukan beberapa hal sebelum tidur. Islam menganjurkan untuk membersihkan diri sebelum tidur. Beberapa adab sebelum tidur yang dilakukan oleh Rasulullah antara lain:

1. Berwudhu Sebelum Tidur 

Terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bara’ bin Azib ra:

إِذَا أَتَيْتَ مَصْجَعَكَ فَتَوَضَا وضُوكَ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ اصْطَيعُ عَلَى شَفَالَ الإِيمَنَ

Artinya:“Apabila engkau berkehendak tidur, berwudhulah sebagaimana wudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah miring ke kanan” (Muttafaq ‘alaih).

2. Membersihkan Tempat Tidur

Rasulullah menganjurkan untuk membersihkan dan mengibaskan bagian dalam tempat tidur menggunakan kain diikuti dengan bacaan “Bismillah”. Seperti hadits berikut:

إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللهَ فَإِنَّهُ لاَ يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ

Artinya: “Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan, ‘bismillaah,’ karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” [HR. Al-Bukhari no. 6320, Muslim no. 2714, at-Tirmidzi no. 3401 dan Abu Dawud no. 5050. Lafazh yang seperti ini berdasarkan riwayat Muslim]

3. Membaca Do’a dan Dzikir Malam

Allah berfirman pada QS. Al-Imran 191-192 yang berbunyi:

إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللهَ فَإِنَّهُ لاَ يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ.

“الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ١٩١ رَبَّنَآ اِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ اَخْزَيْتَهٗ ۗ وَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ 

١٩٢

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya orang yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka Engkau benar-benar telah menghinakannya dan tidak ada seorang penolongpun bagi orang yang zalim.”

Dari pembahasan diatas kita dapat mengetahui tentang apa itu roh dan anjuran sebelum tidur. Hal itu tidak ada kaitannya terhadap tidur dengan makeup yang bisa menyebabkan roh bingung atau tidak kembalinya roh ke dalam raga. Karena hakikatnya hanya Allah yang mempunyai kuasa penuh atas roh manusia.

Penulis: Lintang Suryaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Chat WhatsApp
Admin Saskia