Alfatihah.com – Alhamdulillah, Yayasan Alfatihah kembali merealisasikan Program Wakaf Qur’an dengan sukses mendistribusikan 43.040 Mushaf dan 3.405 Iqra’ sepanjang bulan Oktober 2025. Jumlah total lembaga penerima manfaat program mulia ini mencapai 600 Lembaga di berbagai kategori.
Mushaf yang dibagikan terdiri dari beragam ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan para penerima manfaat, utamanya adalah ukuran A5 sebanyak 36.196 eksemplar dan A6 sebanyak 6.844 eksemplar.
Program Wakaf Qur’an ini menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan lembaga pendidikan Islam yang membutuhkan.
Berikut adalah rincian distribusi berdasarkan kategori penerima manfaat yang dapat diunduh:

Penyaluran mushaf ini tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi didistribusikan ke daerah-daerah yang masih minim akses untuk mendapatkan Al-Qur’an yang layak pakai. Sepanjang Oktober 2025, distribusi difokuskan ke berbagai wilayah, termasuk:
Program ini bertujuan untuk memastikan setiap muslim di berbagai penjuru tanah air dapat memiliki Mushaf dan Iqra’ yang layak untuk belajar dan membaca Al-Qur’an. Wujud Kepedulian #OrangBaik
Yayasan Alfatihah akan terus menyalurkan mushaf gratis ke berbagai penjuru Indonesia, terutama untuk daerah yang jauh dari jangkauan serta lembaga yang sangat membutuhkan. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian dari para #orangbaik untuk mengentas buta huruf Al-Qur’an.
Kami meyakini, setiap lembaran mushaf ataupun iqra’ yang dibaca dan diamalkan oleh penerima manfaat akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk para donatur #orangbaik. Semoga Allah Subhanahu wata’ala selalu meluaskan rezeki, merahmati, serta menjadikan wakaf ini sebagai pemberat timbangan amal kebaikan di akhirat kelak.
Oleh karenanya, Yayasan Alfatihah mengucapkan terima kasih banyak kepada para donatur yang telah memberikan amanahnya kepada kami untuk menebar keberkahan melalui wakaf Al-Qur’an. Program ini sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung menjadi bagian dari #orangbaik melalui Program Wakaf Qur’an.
Penulis: Chozinatul Rohmah
Editor: Suci Wulandari