Jadi Karyawan yang Best Quality dengan Prinsip Enam Cara

Semarang 20/11: Rumah Tahfidz Alfatihah (RTA) kembali menggelar kegiatan rutin akhir pekan yaitu Kelas Karyawan pada Sabtu, 20 November 2021. Bertempat di kantor pusat yayasan, kelas karyawan kali ini dibersamai oleh Gus Nana sebagai bagian dari penasihat dan top management Rumah Tahfidz Alfatihah.

Pada kesempatan kelas karyawan ini, Gus Nana mengajak semua karyawan RTA untuk merenungkan dan merefleksikan kembali peran penting beserta tugas yang diemban masing-masing divisi melalui tema kegiatan berupa “Tips Sukses Jadi Karyawan”.  Kelas Karyawan dibuka dengan membedah “DNA”  definisi-definisi sukses. Beberapa karyawan terlihat mengemukakan pendapat berupa beberapa ciri dari kesuksesan seperti memenuhi target, bisa berbahagia, hingga mendapatkan banyak keuntungan. Menurut Gus Nana, tidak ada jawaban yang salah karena definisi dan ukuran sukses bagi masing-masing orang pastilah berbeda.

“ Jalan sukses tiap orang amatlah berbeda” begitu sesanti yang diucapkan Gus Nana

Gus Nana kemudian menghubungkan bahwa definisi sukses penting dimiliki setiap orang sebagai bekal perjalanan menempuh kerasnya kehidupan. Definisi ini akan membantu kita untuk mengukur sekaligus mengoreksi apa-apa saja yang perlu kita lakukan dan kita hindari. Sebagai metafor, Gus Nana menjelaskan bahwa “DNA “ dari sebuah kesuksesan dimulai dari menemukenali passion, merawatnya, dan mengimplementasikannya untuk kemudian digunakan mendorong terbentuknya karakter dan jati diri yang baik.

Kelas kemudian berlanjut pada sesi membedah tips sukses menjadi karyawan. Menurut Gus Nana, terdapat  enam cara karyawan untuk dapat menyongsong kesuksesan ditangannya.Cara-cara  tersebut dimulai dari pertama yaitu memiliki kepribadian yang menyenangkan. Beberapa karyawan menyebutkan beberapa ciri yang dapat menunjukan  kepribadian menyenangkan seperti supel, ramah, tidak mudah marah, memiliki citarasa sense of humor yang pas , sekaligus hangat. Dengan memiliki kepribadian seperti ini, maka seorang karyawan akan memiliki banyak teman, relasi, dan dimudahkan segala urusannya karena banyak orang yang bersedia membantu.

 

Cara selanjutnya yang dapat dilakukan ialah kecerdasan mengelola kemampuan. Dengan cara ini, seorang karyawan mampu mengatasi pressure dan mengelola situasi untuk dapat membantunya untuk tumbuh dan belajar. Setelah mampu mengelola kemampuan, seorang karyawan juga harus mampu menempatkan diri. Hal ini penting karena dengan mampu menempatkan diri maka seorang karyawan dapat sukses berinteraksi dengan beragam konflik serta tugas di dalam pekerjaan.

Untuk menyongsong kesuksesan seorang karyawan, kualitas kerja yang total dan maksimal juga penting sehingga cara menjadi karyawan yang sukses selanjutnya ialah membiasakan diri membangun kualitas kerja yang maksimal. Dengan bekerja secara maksimal, harapannya hasil yang didapatkan juga sebanding. Setelahnya, seorang karyawan harus membangun daya saing yang sehat sebagai sarana pemacu dirinya untuk terus bertumbuh dan bermanfaat. Terakhir dan juga yang paling penting adalah belajar mencintai dan menikmati pekerjaan. Gus Nana Kembali memaparkan sesantinya berupa kalimat sebagai berikut  “Ukuran kesuksesan seseorang bukan berupa pengukuran atas berapa banyak harta, uang, rumah, atau kendaraan yang dimilikinya namun seberapa banyak kebermanfaat yang sudah ditebar.”

Sebagai penutup, Gus Nana menyampaikan bahwa “akar utama” dari banyak nama kesuksesan adalah kemauan untuk bangkit dari keterpurukan.

Dunia Sukses Akhirat Insyaallah

“Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. At-Taubah : 105)

Semangat Bertumbuh  , Fighting Pejuang Umat ! (WD/2021)