Qurban Alfatihah Sukses Bahagiakan Ratusan Anak Yatim Dan Santri Penghafal Qur’an

Setiap tahun tepatnya pada tanggal 10 Dzulhijjah, seluruh ummat muslim pastinya akan merayakan hari Raya Idul Adha, dan seperti yang kita ketahui bahwa Idul Adha selalu identik dengan dua ibadah mulia yakni haji dan kurban.

Jika kita memahami sedikit lebih dalam mengenai Ibadah Kurban ini, maka akan terlihat dua sisi hubungan dalam kehidupan. Ibadah Kurban tidak hanya perihal kepatuhan dan ketaatan akan perintah Allah SWT, meneladani sikap Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, tetapi juga mengenai bagaimana hubungan kita antara sesama manusia terutama dengan saudara muslim lainnya.

Ibadah kurban mencerminkan kepedulian, perhatian dan keikhlasan kita dalam membantu sesama, membantu mereka yang membutuhkan untuk ikut merasakan kebahagiaan, menikmati suasana serta hidangan hari raya.

Yayasan Alfatihah dengan platform kurban onlinenya yang bernama Rumah Qurban Alfatihah telah memudahkan ratusan shohibul qurban dalam menyalurkan hewan kurbannya, sebab dengan segala kemudahannya platform ini dapat diakses kapan saja dan dari mana saja, tanpa perlu kesusahan untuk membeli, memilih dan memastikan kondisi hewan secara langsung.

Pada Idul Adha tahun ini Yayasan Alfatihah memperoleh sebanyak 238 hewan kurban dari seluruh shohibul qurban, dengan rincian 4 ekor sapi, 165 ekor domba, dan 69 ekor kambing. Seluruh daging kurban telah dibagikan pada 178 santri penghafal Qur’an dan 325 anak yatim serta warga sekitar.

Dengan sepenuh hati seluruh karyawan Yayasan Alfatihah yang bernama superteam itu memastikan bahwa amanah dari shohibul qurban benar-benar terlaksana, pendokumentasian dari seluruh kegiatan mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging pun semuanya disampaikan kepada shohibul qurban secara realtime. Bahkan shohibul qurban mendapatkan sertifikat sebagai bukti dan ucapan terimakasih karena telah kurban melalui Qurban Alfatihah.

Memang tidak ada riwayat yang menjelaskan secara langsung perihal orang yang ditugasi untuk mengurus atau menjadi panitia pelaksanaan kurban. Namun dirasa perlu untuk membentuk kepanitiaan dengan alasan kelancaran serta efisiensi waktu. Seperti dalam riwayat sebuah hadis berikut:

عن علي قال : أمَرَنِي رسو ل الله صلى الله عليه وسلم أن أقُوْمَ عَلى بدْنِهِ وَأنْ أتَصَدَّقَ بِلَحْمِهَا وَجُلُوْدِهَا وَاجِلَتِهَا وَأنْ لَاأُعْطِي الْجَزَّارَ مِنْهَا قَال: “نَحْنُ نُعْطِيْهِ مِنْ عِنْدِنَا ” متفق عليه

Dari sahabat Ali RA. Berkata : Rasulullah SAW menyuruhku untuk membantu menangani unta kurban dan membagikan kulit dan penutup tubuhnya (kain yang dipakaikan pada hewan kurban), serta melarangku memberikan kepada si penjagal sesuatu dari padanya. Beliau berkata “kita memberi dia upah dari kita sendiri”. (HR. Muttafaq ’alaih)

Dalam hadis diatas menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan Ali RA untuk membantu beliau dalam pelaksanaan kurbannya, maka disini dapat dikatakan bahwa peran dari panitia adalah untuk membantu shohibul qurban dalam pelaksanaan kurbannya baik saat penyembelihan maupun pembagiannya.

Terimakasih kepada seluruh shohibul qurban yang telah mempercayai Qurban Alfatihah sebagai penyalur hewan kurban untuk para santri penghafal Qur’an dan anak yatim, betapa banyak keutamaan bagi mereka yang turut membahagiakan anak-anak yatim dan para penghafal Qur’an, terlebih lagi saat hari raya Idul Adha yang penuh dengan kemuliaan. Semoga dapat menjadi keberkahan bagi kita semua

Demikianlah sekilas dari pelaksanaan Kurban Alfatihah pada hari raya Idul Adha tahun 1443 Hijriah (2022 Masehi), beserta kemudahan dan kelebihan dari platform Rumah Qurban Alfatihah.

Bagi kamu yang belum sempat untuk kuban online melalui Rumah Qurban Alfatihah tahun ini, maka mari catat dan persiapkan kurban terbaikmu mulai dari sekarang untuk Idul Adha yang akan datang, tentunya kurban melalui Rumah Qurban Alfatihah yang mudah, cepat dan amanah.