Wisuda Karantina Quran

BEASISWA KARANTINA Lahirkan Para Penghafal Qur'an

Al-Qur’an memiliki banyak kebaikan bagi ummat Islam, siapapun yang rajin membaca, mentadaburi bahkan menghafalkannya maka Allah SWT akan melimpahkan rahmat, kemuliaan serta kasih sayang-Nya.

Yayasan Alfatihah adalah lembaga dengan fokus utama pada bidang pendidikan, salah satu program yang ditawarkan adalah Pesantren Karantina Tahfidz Qur’an baik untuk Ikhwan maupun akhwat. Setelah menyelesaikan hafalan sebanyak 30 juz dan melewati ujian tasmi’ untuk selanjutnya diwisudakan.

Dan tibalah saatnya momen wisuda yang sangat dinantikan oleh para santri dan wali santri, kali ini Yayasan Alfatihah menggelar acara akhirussanah santri Karantina Qur’an Angkatan II tepat pada tanggal 31 Juli 2022. Wisudawan pada angkatan ini terdiri dari 9 orang santri akhwat dan satu orang santri ikhwan.

Acara wisuda akhir ini diselenggarakan secara offline di Hotel Karantina Qur’an Alfatihah yang berlokasi di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, prosesi wisuda dihadiri oleh wali santri, acara ini juga ditayangkan dan dapat disaksikan secara live streaming melalui salah satu sosisal media instagram Yayasan Alfatihah yaitu @rumahtahfidzalfatihah.

Wisuda kali ini mengusung tema Mahkota Kemuliaan Untuk Orang Tua, diantara serangkaian acara terdapat satu sesi yaitu pemasangan mahkota oleh para santri kepada orang tua tercinta, momen tersebut sangat menarik dan membuat haru seisi ruangan, pemasangan mahkota ini sebagai simbol dalam memaknai sebuah riwayat hadis yang berbunyi:

من قرأ القرآن وتعلَّم وعمل به أُلبس والداه يوم القيامة تاجاً من نور ضوؤه مثل ضوء الشمس ، ويكسى والداه حلتين لا تقوم لهما الدنيا فيقولان : بم كسينا هذا ؟ فيقال : بأخذ ولدكما القرآن.

Siapa yang menghafal al-Quran, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Kemudian kedua orang tuanya bertanya, “Mengapa saya sampai diberi pakaian semacam ini?” Lalu disampaikan kepadanya, “Disebabkan anakmu telah mengamalkan al-Quran.” (HR. Hakim 1/756 dan dihasankan Al-Abani).

Hadis tersebut menjelaskan bahwa bagi seorang muslim yang mau menghafal Al-Qur’an, mentadaburi serta mengamalkannya maka kelak di akhirat akan diberikan untuk kedua orang tuanya sebuah mahkota dan pakaian kemuliaan yang nilainya lebih dari pada dunia dan seisinya.

Sesi pemakaian mahkota diiringi dengan pembacaan kalimat-kalimat puitis oleh ananda Rizqi Annisa Zawiya sebagai perwakilan dari santri Hotel Karantina Qur’an, pembacaan puisi tersebut semakin menambah suasana haru yang memenuhi seluruh ruangan.

Setelah rangkaian sesi acara yang penuh haru, sebagai pencair suasana para santri lainnya dari program hotel karantina Qur’an, santri pesantren karantina Qur’an akhwat angkatan IV serta santri pesantren karantina Qur’an ikhwan Angkatan I dan II mempersembahkan sebuah penampilan yang menarik karena kekompakan dari setiap gerakan yang ditunjukkan.

Acara semakin lengkap dengan diakhiri sesi foto bersama sebagai dokumentasi, terekam senyuman dan kebanggaan dari raut wajah para santri dan orang tua yang bersemangat serta tidak ingin melewatkan setiap momen yang ada.

Pesantren Karantina Tahfidz Qur’an ini diberikan dalam bentuk full beasiswa yakni secara GRATIS dengan tujuan untuk membantu para muda mudi yang memiliki keinginan untuk menghafal Al-Qur’an maupun mondok di pesantren namun terkendala biaya, program beasiswa ini didukung dengan fasilitas yang lengkap serta memadai untuk mendukung para muda mudi dalam menggapai cita-cita mulianya yakni menjadi seorang hafidz dan hafidzah.

Terimakasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dengan memberikan kepeduliannya kepada para santri program Pesantren Karantina Tahfidz Qur’an, semoga segala kebaikan akan kembali kepada yang senantiasa berbagi kebaikan. Aamiin

Platform Bayar Fidyah Online Ini Telah Membantu Banyak Ummat!!

Platform Bayar Fidyah Online Ini Telah Membantu Banyak Ummat!!

Hukum dari puasa Ramadhan adalah wajib bagi siapa saja yang beragama islam, berakal sehat, sudah baligh serta mampu untuk menjalankan puasanya (sehat jasmani dan rohani). Namun bagi mereka yang tidak menjalankan ibadah puasa dengan alasan tertentu maka wajib baginya untuk membayar fidyah.

Alasan yang membuat seseorang wajib untuk membayar fidyah adalah jika ia tidak menjalankan ibadah puasa karena sakit parah sehingga tidak mampu berpuasa, wajib membayar fidyah juga bagi seorang ibu hamil yang tidak berpuasa karena khawatir akan keselamatan bayi dalam kandungannya, dan wajib pula bagi kamu untuk membayar fidyah jika lalai atau menunda-nunda untuk mengqodo’ puasa hingga datang Ramadhan berikutnya.

Fidyah dapat dibayarkan dengan memberikan bahan pokok seperti beras atau gandum sebanyak satu mud kepada fakir miskin, satu mud dibayarkan untuk mengganti satu hari ditinggalkannya puasa. Satu mud setara dengan 675 gram atau seukuran 2 telapak tangan ketika menengadah, jadi satu mud diperkirakan satu porsi sekali makan. Selain memberikan bahan pokok, fidyah juga bisa ditunaikan dalam bentuk uang yaitu dengan membayarkannya seharga satu mud bahan pokok.

Membayar fidyah diawali dengan membaca niat seperti halnya ketika hendak membayar zakat, niat dibacakan berdasarkan alasan meninggalkan puasa, misalkan membayar fidyah karena khawatir akan keselamatan anak dalam kandungan maka niat yang dibacakan adalah:

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ هَذِهِ الْفِدْيَةَ عَنْ إِفْطَارِ صَوْمِ رَمَضَانَ لِلْخَوْفِ عَلَى وَلَدِيْ على فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Aku niat mengeluarkan fidyah ini dari tanggungan berbuka puasa Ramadhan karena khawatir keselamatan anakku, fardlu karena Allah.”

Jika kamu membayarkan fidyah dalam bentuk uang yang dititipkan kepada lembaga pengelola fidyah, maka lembaga tersebut harus benar-benar amanah dan dapat dipercaya untuk menyalurkan fidyahmu hingga sampai kepada mereka yang membutuhkan atau berhak menerimanya, sebab dalam hukum islam seorang amil (pengelola fidyah) tidak berhak menerima fidyah tersebut, karena fidyah hanya ditujukan untuk fakir miskin.

Yayasan Alfatihah menyediakan platform pembayaran fidyah secara online dengan nama bayarfidyah.com, dengan platform tersebut kamu bisa membayar fidyah dari mana saja dan kapan saja, segala kemudahan dan tata cara pembayaran telah dijelaskan secara lengkap didalamnya. Selain kemudahan yang ditawarkan juga terdapat kelebihan lain yang akan kamu dapatkan jika membayar fidyah melalui bayarfidyah.com.

Yang pertama adalah, dipastikan akad yang digunakan telah sesuai syariat islam, karena syarat sah dari suatu transaksi haruslah sesuai dan jelas akadnya,

Yang kedua yaitu, bayarfidyah.com merupakan platform dari lembaga resmi, bayarfidyah.com sangat memperhatikan legalitasnya sebab menjadi kepercayaan ummat adalah prioritas

Yang ketiga adalah pasti amanah, bayar fidyah melalui bayarfidyah.com dijamin amanah karena memiliki prinsip atau tekat sepenuh hati dalam menjembatani kemaslahatan ummat

Yang terakhir adalah akuntabel, karena pembukuan dan transparansi dari proses transaksi serta pendistribusian menjadi komitmen serta tanggungjawab bagi bayarfidyah.com.

Demikianlah sekilas mengenai fidyah dan kelebihan dari platform bayarfidyah.com. Jangan tunda fidyahmu karna fidyahmu itu disebabkan oleh sesuatu yang kamu tunda pula.

Santri Yayasan Alfatihah Dibekali Pelatihan Softskill Dan Training Mindset

Santri Yayasan Alfatihah Dibekali Pelatihan Softskill Dan Training Mindset

Secara jelas perkembangan zaman telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan terutama tekhnologi informasi yang secara massif mengubah dunia industri dan pasar. Hal tersebut mengakibatkan persaingan diantara para pencari lapangan pekerjaan menjadi semakin ketat.

Menyikapi era inovasi yang mendisrupsi ini, para generasi muda yang akan berperan sebagai pemegang kendali sebaiknya memiliki persiapan dan bekal untuk dirinya sendiri dalam menghadapi persaingan pada sektor ekonomi industri di masa yang akan datang. Dan pastinya lapangan pekerjaan pasti akan menagih Sumber Daya Manusia (SDM) dengan  kompetensi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan di setiap era atau masanya.

Sadar akan adanya permasalahan di atas, maka Yayasan Alfatihah mengadakan program magang untuk para santrinya dengan peningkatan kompetensi dan keterampilan berupa pelatihan softskill dan training mindset sebagai bekal mereka ketika telah menyelesaikan hafalan dan Kembali ke kampung halaman masing-masing.

Sebelum diwisuda para santri akan menjalani masa magang selama 3 bulan di kantor Alfatihah, para santri ditempatkan pada divisi dan posisi yang sesuai dengan minat bakat masing-masing, seperti divisi media untuk mereka yang memiliki minat pada dunia content creator, influencer, publikasi dan lainnya, kemudian pada divisi finance bagi mereka yang memiliki minat seputar dunia keuangan, kas serta pembukuan, dan masih banyak divisi yang lainnya.

Selama 3 bulan para santri akan dibimbing dan benar-benar diposisikan sebagai karyawan, mereka akan menjalankan job desk sesuai dengan instruksi dan koordinasi dari divisi terkait. Hal tersebut dilakukan supaya mereka terbiasa memecahkan masalah, bertanggungjawab dalam menyelesaikan pekerjaan dan masih banyak maksud lain dalam upaya meningkatan softskill para santri, mereka juga berkesempatan untuk menjadi karyawan tetap di Yayasan Alfatihah.

Ketika para santri terbiasa memikirkan cara-cara penyelesaian masalah dan sering berkoordinasi dengan tim tentu saja hal tersebut akan membuka atau memperluas wawasan mereka. Terbiasa dalam berkomunikasi dan menyampaikan pendapat juga sangat penting, sebab sebagai pencari atau penuntut ilmu, seorang santri pun diperintahkan untuk menyebarkan ilmunya, bahkan Allah SWT memperingatkan siksaan bagi siapapun yang menyembunyikan atau menyimpan ilmu yang dimiliki, sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 159 berikut:

إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُولَئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ

Sesunguhnya orang orang  yang  menyembunyikan apa yang telah kami turunkan berupa keterangan keterangan (yang  jelas) dan petunjuk, setelah kami menerangkanya kepada manusia  dalam Al Kitab. Mereka itu dilaknat Allah dan (pula) dilaknat oleh semua (makhluk) yang dapat melaknat.” (QS. Al Baqarah:159).

Demikianlah sekilas mengenai program magang untuk para santri Yayasan Alfatihah. Jangan sia-siakan setiap waktu dan kesempatan yang kamu miliki, sebab setiap hari, setiap detik bahkan setiap saat akan selalu ada orang yang selangkah lebih maju untuk memperbaiki hidupnya, upgrade skillmu dan jadikan dirimu bernilai untuk orang-orang disekitarmu bahkan dimata dunia.

Mereka Adalah Tanggung Jawabmu!

Mereka Adalah Tanggung Jawabmu!

Dalam Al-Qur’an dan Hadis terdapat banyak sekali perintah untuk menyantuni anak yatim, bahkan dalam Al-Qur’an sendiri kata “yatim” disebutkan hingga sebanyak 23 kali, banyak keutamaan dan kemuliaan yang dijanjikan oleh Allah SWT jika mau menyantuni dan mengasihi anak yatim. Lalu untuk siapakah sebenarnya perintah itu diberikan?.

Anak yatim merupakan titipan yang wajib dilindungi oleh setiap ummat muslim, mengasihi dan menyayangi serta menanggung hidup mereka adalah tanggung jawab setiap orang yang ada disekitarnya. Dalam Al-Qur’an surat Al-Ma’un Allah SWT berfirman:

أَرَءَيْتَ ٱلَّذِى يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ ١ فَذَٰلِكَ ٱلَّذِى يَدُعُّ ٱلْيَتِيمَ ٢

"Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?, Itulah orang yang menghardik anak yatim". (QS. Al Ma'un: 1-2).

Ayat tersebut menjelaskan bahwa kita tidak hanya diperintahkan untuk turut menanggung hidup anak yatim, tapi kita juga diperingatkan agar tidak berbuat sewenang-wenang terhadap mereka, seperti mengeluarkan perkataan atau melakukan tindakan yang dapat melukai hatinya. Bahkan bagi siapapun yang menghardik anak yatim akan dianggap sebagai pendusta agama.

Menyadari akan pentingnya untuk mengasihi dan memperhatikan anak yatim disekitar kita, maka Yayasan Alfatihah dengan berbagai programnya berkomitmen untuk turut memuliakan sebanyak-banyaknya anak yatim, terutama yang bertempat tinggal di wilayah sekitar Yayasan Alfatihah.

Salah satu program santunan untuk anak yatim yang ada di Yayasan Alfatihah adalah Doa Bersama Anak Yatim. Pada program ini Yayasan Alfatihah akan mengajakmu untuk bersama-sama memberikan santunan sembari menitipkan hajat atau doa untuk dipanjatkan dan diaminkan bersama dengan anak yatim. Kegiatan santunan ini rutin dilaksanakan setiap hari jum’at dengan mengundang beberapa anak yatim yang berbeda disetiap minggunya, seluruh kegiatan dapat disaksikan oleh para donatur secara live melalui sosial media Yayasan Alfatihah.

Yayasan Alfatihah menyediakan pula platform untuk santunan anak yatim secara online dengan website yang bernama doayatim.com, platform ini dibuat untuk membantu serta memudahkanmu agar dapat memberikan santunan dari mana saja dan kapan saja. Segala transaksi dipastikan mudah juga cepat dan yang terpenting adalah pasti amanah, bahkan semua data dari anak yatim tersedia dalam platform tersebut.

Memang tidak terdapat riwayat yang menjelaskan secara langsung bahwa doa dari seorang anak yatim pasti akan dikabulkan, akan tetapi Allah SWT menjanjikan bagi siapa saja yang mau menyantuni anak yatim maka seluruh kebutuhannya akan dipenuhi oleh-Nya. Seperti yang dijelaskan dalam riwayat sebuah hadis berikut:

Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi? Kasihilah anak yatim, usaplah wajahnya dan berilah makan dari makananmu. Niscaya hatimu akan menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” [HR. Al-Baniy, Shahi Al-Jami’, Abu Darda: 80]

Dari hadis tersebut juga dapat kita ketahui bahwa dengan menyantuni anak yatim akan melunakkan hati kita yang membuat hidup menjadi tenang. Memang benar saat melihat para anak yatim tersenyum bahagia membuat kita ikut merasakan kebahagiaan itu terlebih lagi jika kitalah yang menjadi alasan dibalik senyuman mereka.

Mari bersama-sama mengasihi dan memperhatikan anak yatim disekitar kita, menjadi muslim yang taat akan perintah-Nya, menjauhkan diri dari golongan orang-orang yang mendustakan agama Allah karena telah lalai terhadap anak yatim.

“Orang-orang yang pengasih pasti akan dikasihi pula oleh Yang Maha Pengasih. Kasihilah siapapun yang ada dibumi niscaya engkau akan dikasihi oleh yang di langit.” (H.R. Tirmidzi).

Qurban Alfatihah Sukses Bahagiakan Ratusan Anak Yatim Dan Santri Penghafal Qur’an

Qurban Alfatihah Sukses Bahagiakan Ratusan Anak Yatim Dan Santri Penghafal Qur’an

Setiap tahun tepatnya pada tanggal 10 Dzulhijjah, seluruh ummat muslim pastinya akan merayakan hari Raya Idul Adha, dan seperti yang kita ketahui bahwa Idul Adha selalu identik dengan dua ibadah mulia yakni haji dan kurban.

Jika kita memahami sedikit lebih dalam mengenai Ibadah Kurban ini, maka akan terlihat dua sisi hubungan dalam kehidupan. Ibadah Kurban tidak hanya perihal kepatuhan dan ketaatan akan perintah Allah SWT, meneladani sikap Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, tetapi juga mengenai bagaimana hubungan kita antara sesama manusia terutama dengan saudara muslim lainnya.

Ibadah kurban mencerminkan kepedulian, perhatian dan keikhlasan kita dalam membantu sesama, membantu mereka yang membutuhkan untuk ikut merasakan kebahagiaan, menikmati suasana serta hidangan hari raya.

Yayasan Alfatihah dengan platform kurban onlinenya yang bernama Rumah Qurban Alfatihah telah memudahkan ratusan shohibul qurban dalam menyalurkan hewan kurbannya, sebab dengan segala kemudahannya platform ini dapat diakses kapan saja dan dari mana saja, tanpa perlu kesusahan untuk membeli, memilih dan memastikan kondisi hewan secara langsung.

Pada Idul Adha tahun ini Yayasan Alfatihah memperoleh sebanyak 238 hewan kurban dari seluruh shohibul qurban, dengan rincian 4 ekor sapi, 165 ekor domba, dan 69 ekor kambing. Seluruh daging kurban telah dibagikan pada 178 santri penghafal Qur’an dan 325 anak yatim serta warga sekitar.

Dengan sepenuh hati seluruh karyawan Yayasan Alfatihah yang bernama superteam itu memastikan bahwa amanah dari shohibul qurban benar-benar terlaksana, pendokumentasian dari seluruh kegiatan mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging pun semuanya disampaikan kepada shohibul qurban secara realtime. Bahkan shohibul qurban mendapatkan sertifikat sebagai bukti dan ucapan terimakasih karena telah kurban melalui Qurban Alfatihah.

Memang tidak ada riwayat yang menjelaskan secara langsung perihal orang yang ditugasi untuk mengurus atau menjadi panitia pelaksanaan kurban. Namun dirasa perlu untuk membentuk kepanitiaan dengan alasan kelancaran serta efisiensi waktu. Seperti dalam riwayat sebuah hadis berikut:

عن علي قال : أمَرَنِي رسو ل الله صلى الله عليه وسلم أن أقُوْمَ عَلى بدْنِهِ وَأنْ أتَصَدَّقَ بِلَحْمِهَا وَجُلُوْدِهَا وَاجِلَتِهَا وَأنْ لَاأُعْطِي الْجَزَّارَ مِنْهَا قَال: “نَحْنُ نُعْطِيْهِ مِنْ عِنْدِنَا ” متفق عليه

Dari sahabat Ali RA. Berkata : Rasulullah SAW menyuruhku untuk membantu menangani unta kurban dan membagikan kulit dan penutup tubuhnya (kain yang dipakaikan pada hewan kurban), serta melarangku memberikan kepada si penjagal sesuatu dari padanya. Beliau berkata “kita memberi dia upah dari kita sendiri”. (HR. Muttafaq ’alaih)

Dalam hadis diatas menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan Ali RA untuk membantu beliau dalam pelaksanaan kurbannya, maka disini dapat dikatakan bahwa peran dari panitia adalah untuk membantu shohibul qurban dalam pelaksanaan kurbannya baik saat penyembelihan maupun pembagiannya.

Terimakasih kepada seluruh shohibul qurban yang telah mempercayai Qurban Alfatihah sebagai penyalur hewan kurban untuk para santri penghafal Qur’an dan anak yatim, betapa banyak keutamaan bagi mereka yang turut membahagiakan anak-anak yatim dan para penghafal Qur’an, terlebih lagi saat hari raya Idul Adha yang penuh dengan kemuliaan. Semoga dapat menjadi keberkahan bagi kita semua

Demikianlah sekilas dari pelaksanaan Kurban Alfatihah pada hari raya Idul Adha tahun 1443 Hijriah (2022 Masehi), beserta kemudahan dan kelebihan dari platform Rumah Qurban Alfatihah.

Bagi kamu yang belum sempat untuk kuban online melalui Rumah Qurban Alfatihah tahun ini, maka mari catat dan persiapkan kurban terbaikmu mulai dari sekarang untuk Idul Adha yang akan datang, tentunya kurban melalui Rumah Qurban Alfatihah yang mudah, cepat dan amanah.

Tahfidz Qur’an Rasa Liburan

Tahfidz Qur’an Rasa Liburan

Adanya kitab suci Al-Qur’an adalah sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi seluruh ummat manusia, karena hal itulah, selain membacanya kita pun diperintahkan untuk mentadaburi dan mengamalkan isi dari Al-Qur’an, terlebih utama lagi jika kita mau untuk menghafalkannya.

Menjadi seorang penghafal Qur’an atau yang sering kita sebut sebagai hafidz dan hafidzah memanglah tidak mudah, niat serta tujuan dalam menghafal harus lurus dan benar dari awal proses menghafal hingga akhir, yaitu semata-mata karena Allah SWT, selain itu dalam menjadi seorang hafidz/hafidzah juga membutuhkan tekat yang kuat dalam menjaga hafalannya, karena hafalan yang telah dimiliki akan mudah hilang atau terlupa jika tidak dijaga dengan baik, seperti yang dijelaskan dalam riwayat hadis berikut:

تَعَاهَدُوا القُرْآنَ، فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَهُوَ أَشَدُّ تَفَصِّيًا مِنَ الإِبِلِ فِي عُقُلِهَا

Jagalah (hafalan) Al-Qur’an itu, maka demi Dzat, jiwaku di kekuasaaNya, sungguh ia (Al-Qur’an) lebih cepat lepasnya daripada unta dari ikatannya”. (Imam Bukhari : Dar Thauq al-Najah : 5033).

Hadis tersebut menjelaskan bahwa hafalan yang tidak dijaga akan lebih mudah hilang daripada seekor unta yang diikat. Salah satu cara menjaga hafalan adalah dengan rajin bermuroja’ah yaitu mengulang hafalan yang telah dimiliki dengan memperdengarkannya kepada orang lain sebagai penyimak.

Terdapat beberapa hal yang biasanya dapat mempengaruhi semangat dalam bermuroja’ah maupun menambah hafalan seperti suasana hati yang kurang bagus karena alasan tertentu, lingkungan yang tidak mendukung dan lainnya.

Yayasan Alfatihah mempunyai program yang bernama Hotel Karantina Qur’an, program ini cocok banget buat kamu yang ingin menghafal Al-Qur’an dengan durasi tertentu, fasilitas yang diberikan sangat lengkap, lokasi hotel pun berada di daerah dataran tinggi maka dipastikan lingkungannya sangat sejuk dan nyaman yang bisa mendukung serta menambah semangatmu dalam menghafal nantinya.

Karena terdapat beberapa pilihan durasi maka program Hotel Karantina Qur’an ini dapat menjadi pilihan jika kamu adalah santri yang sudah selesai mondok namun belum menyelesaikan hafalannya, bisa juga buat kamu yang ingin menikmati dan mengisi waktu liburan sekolah maupun kuliah dengan menghafal Al-Qur’an, atau bagi kamu yang ingin mondok pada saat bulan Ramadhan saja.

Dalam program Hotel Karantina Qur’an ini selain menghafal Al-Qur’an kamu juga akan dibekali dengan pelatihan softskill dan training mindset, akan ada banyak kegiatan sharing serta diskusi untuk saling bertukar wawasan dan melatih skill komunikasi yang pastinya akan sangat bermanfaat untukmu kedepannya.

Jangan khawatir saat semangatmu mulai menurun, atau suasana hatimu sedang tidak bagus sehingga dapat mengganggu konsentrasi dalam menghafal, karena pada program Hotel Karantina Qur’an ini ada satu kegiatan yang dapat mengatasi hal tersebut yaitu rihlah. Kegiatan rihlah ini maksudnya adalah kamu akan diajak untuk berkunjung ke berbagai tempat wisata, kamu bisa merefresh pikiran dan suasana hati dengan wahana permainan, atau menikmati pemandangan sembari berdiskusi ringan dan bermuroja’ah bersama di tempat-tempat yang indah.

Walaupun dengan durasi tertentu, suasana Hotel Karantina Qur’an ini pastinya masih tetap sama dengan pesantren pada umumnya, terdapat kegiatan agama rutin seperti sholat berjama’ah, halaqoh, menjalankan ibadah sunnah bersama, juga terdapat peraturan dan target halafan.

Tunggu apalagi? yuk manfaatkan waktu luang atau liburan dengan menambah hafalan dan insightmu bersama Hotel Karantina Qur’an Alfatihah. Menjadi santri keren, kreatif dan inovatif.

Kunjungi link dibawah ini untuk informasi biaya dan pendaftaran.

Amalan Agar Dilancarkan Usaha?

Amalan Agar Dilancarkan Usaha?

Jalan hidup yang harus dilalui oleh setiap orang memang tak pernah sama, sebagian seperti selalu diberikan kemudahan dalam segala urusan, usaha yang dirintis dengan mudahnya untuk berkembang dan mencapai kesuksesan, namun sebagian lagi merasa sia-sia, apapun yang diupayakan selalu menemui kegagalan dan hasil tidak pernah sesuai dengan yang diharapkan. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?.

Pernahkah kamu mendengar pepatah kalau rezeki tidak akan tertukar?. Memang benar bahwa segala kenikmatan dan karunia yang dimiliki oleh setiap manusia adalah atas pemberian dan kehendak dari Allah SWT, namun kita juga harus menyadari perlu adanya usaha/ikhtiar dalam mendapatkannya, seperti firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat An-Najm ayat 39 berikut:

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

Artinya: "Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya". (QS. An-Najm: 39).

Perihal ikhtiar, sebaiknya kita mengaca terhadap diri sendiri, apakah usaha yang kita lakukan sudah sebanding dengan banyaknya harapan-harapan yang dipanjatkan?. Dalam mengharap kasih sayang-Nya apakah kita sendiri telah mengasihi sesama?. Sementara dengan tegas Allah SWT memperingatkan bahwa dalam sebagian harta yang kita miliki terdapat hak orang lain, hak bagi saudara kita yang membutuhkan.

Berbagi pada sesama dalam bentuk sedekah dapat dijadikan sebagai ikhtiar mengharap pertolongan dan kemudahan dari Allah SWT, sedekah baik dilakukan terutama diwaktu subuh.

Tidak ada batasan waktu dalam bersedekah, sedekah boleh dilakukan kapanpun, namun terdapat saat yang terbaik dan yang paling utama untuk bersedekah yakni diwaktu subuh. Seperti dalam riwayat sebuah hadis yang berbunyi:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Tidak ada satu hari pun bagi seorang hamba, kecuali datang dua Malaikat yang salah satu dari mereka berdoa, ‘Ya Allah berilah ganti yang lebih baik bagi orang yang bersedekah’. Malaikat yang satu lagi berdoa, ‘Ya Allah berilah kebinasaan bagi orang yang menahan hartanya’” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut menjelaskan bahwa banyak sekali keberkahan diwaktu subuh, bahkan malaikat mendoakan bagi siapapun yang mau menyisihkan sebagian hartanya untuk bersedekah. Untuk itu marilah nafkahkan sebagian harta yang kita miliki dijalan Allah sebagai ikhtiar dalam mengharap kasih sayang-Nya, menyadari bahwa kita adalah makhluk yang lemah, tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Nya. Selain didoakan oleh para malaikat dan dikabulkan hajatnya, sedekah subuh memiliki keutamaan lain yaitu harta yang dimiliki menjadi berkah dan akan didekatkan pada pintu surga seperti dalam riwayat hadis berikut:

Orang yang memberikan atau menyumbang dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga, ‘Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Sedekah subuh dapat dilakukan setelah menunaikan sholat fardu subuh, berikan sedekah sembari memohon kepada Allah SWT mengucapkan apa yang menjadi hajat. Banyak yang telah membuktikan manfaat dari sedekah subuh bagi kehidupan sehari-hari, dan jika kita mengutamakan akhirat maka InsyaAllah dunia dan seisinya akan mengikuti.

Jika kamu bingung dan tidak tahu kemana akan menyalurkan sedekah subuhmu, maka Alfatihah menyediakan platform sedekah subuh online, cukup tekan donasi dan sedekah subuh terbaikmu akan sampai kepada mereka yang membutuhkan, diantaranya adalah para santri penghafal Qur’an dan anak-anak yatim asuh dari Rumah Tahfidz Alfatihah.

Mari sedekah subuh melalui Alfatihah raih keberkahan waktu subuh sembari mengasihi para santri menghafal Qur’an dan anak-anak yatim

Ini Dia! Harta Yang Dapat Dibawa Hingga Ke Akhirat

Ini Dia! Harta Yang Dapat Dibawa Hingga Ke Akhirat

Sebagai ummat muslim tentu saja menjadi sebuah keharusan bagi kita untuk mencari ridho Allah SWT, maka hendaknya kita selalu melibatkan-Nya dalam segala urusan, terutama dalam hal pekerjaan yang InsyaAllah akan menjadi sebuah keberkahan terhadap rezeki dan harta yang kita miliki.

Berbicara mengenai harta dan kekayaan, pernahkah teman-teman mendengar pepatah atau orang lain berkata bahwa harta tidak akan dibawa mati? bahkan ada yang beranggapan untuk apa kita bersusah payah mencari dan memperbanyak harta kekayaan sedangkan setelah wafat semuanya tidak akan kita nikmati lagi. Tapi tahukah teman-teman bahwa ternyata ada satu amalan yang dapat mematahkan asumsi tersebut? apakah kiranya?

Seluruh harta dan kekayaan yang kita miliki semasa di dunia tak akan menemani hingga alam kubur dan akhirat kecuali dalam wujud amal shaleh yaitu sedekah jariyah, seperti dalam sebuah riwayat hadis yang berbunyi:

اِذَا مَاتَ ابْنَ ادَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَوْ عِلْمٍ يَنْتَفَعُ بِهِ اَوْ وَلَدِ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ

Artinya: “Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya” (HR. Muslim no. 1631)

Hadis tersebut menjelaskan bahwa sedekah jariyah adalah amal shaleh yang dapat menolong kita hingga ke alam kubur, lalu bagaimana cara memperoleh pahala sedekah jariyah tersebut?. Satu amalan yang dinilai sebagai sedekah jariyah adalah Wakaf.

Wakaf adalah pemindahan hak milik dari suatu harta benda kepada penerima baik perorangan maupun sebuah lembaga, untuk dimanfaatkan dalam kebaikan demi kemaslahatan atau kepentingan orang banyak, wakaf sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT dengan niat untuk menyedekahkan harta yang kita miliki dijalan-Nya. Lalu bagaimana harta wakaf bisa dibawa dan akan menolong kita diakhirat kelak?.

Pahala wakaf akan didapatkan tidak hanya saat kita masih hidup melainkan akan terus mengalir selama harta benda yang diwakafkan masih dapat diambil atau dirasakan kemanfaatannya oleh pihak yang menerima wakaf, walaupun kita telah meninggal dunia. Contohnya seperti wakaf tanah dan bangunan masjid yang dapat dipastikan bisa dimanfaatkan ummat dalam jangka panjang, contoh yang kedua adalah wakaf mushaf Al-Qur’an untuk pesantren maupun lembaga pendidikan islam lainnya, bisa dibayangkan berapa kali dalam sehari para santri mengambil kemanfaatan baik dengan membaca, mentadaburi bahkan menghafalkannya, setiap tahun santri lama akan tergantikan oleh santri baru dan akan mengambil kemanfaatan yang sama, begitu seterusnya, maka dapat dilihat sebanyak itu pula keberkahan yang akan kita peroleh dari benda yang diwakafkan.

Jika teman-teman mempunyai niat untuk mewakafkan harta benda namun bingung bagaimana cara melakukan dan menyalurkannya, maka Yayasan Alfatihah menyediakan berbagai program untuk membantu teman-teman terkait memanfaatkan, menyebarkan, mendistribusikan, serta menyalurkan wakaf, baik dalam bentuk harta maupun benda.

Tersedia berbagai macam program wakaf yang dipastikan jelas kemanfaatannya baik bagi para santri penghafal Qur’an Rumah Tahfidz Alfatihah maupun lembaga pendidikan islam di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya. Yayasan Alfatihah selalu mengedepankan prinsip dalam menjaga amanah para donatur dan kemaslahatan banyak ummat, sehingga dapat dipastikan wakaf yang teman-teman wakilkan dapat tersalurkan dengan baik.

Sebagai ummat muslim yang taat maka hendaklah kita memikirkan perihal akhirat disamping persoalan kehidupan yang sementara ini, tidak menjadi masalah jika kita mencari dan mengumpulkan kekayaan asalkan tak lupa untuk menafkahkan sebagian harta yang dimiliki dijalan Allah SWT. Sedekah tidak dilihat banyak sedikitnya yang kita keluarkan melainkan dari keihklasan dengan niat memberikan kemaslahatan bagi banyak ummat.

Mari jadikan wakaf sebagai sedekah jariyah terbaikmu, sebagai teman dan sahabat yang menemani juga menolong diakhirat kelak.

Yuk Sedekah Daging Dulu Buat Kamu Yang Belum Mampu Berkurban

Yuk Sedekah Daging Dulu Buat Kamu Yang Belum Mampu Berkurban

Semarang 04/07: Idul Adha menjadi salah satu hari besar yang dinantikan oleh seluruh ummat Muslim, jatuh pada hari ke 10 Bulan Dzulhijjah, bulan yang penuh dengan kemuliaan. Saat berbicara mengenai Idul Adha, yang terlintas difikiran kita pastinya adalah Ibadah Kurban. Salah satu ibadah dengan hukum sunnah muakkad yang artinya sangat dianjurkan untuk ditunaikan.

Ibadah kurban ditunaikan sebagai bentuk ketakwaan kita kepada Allah SWT, sebagai wujud dari rasa syukur atas segala nikmat serta karunia yang telah diberikan. Selain itu ibadah kurban juga dapat diartikan sebagai niat dalam mensucikan diri, membersihkan segala sifat-sifat tercela terutama keserakahan dan kekufuran.

Banyaknya riwayat mengenai anjuran berkurban ini menjadikan ummat muslim ingin menunaikannya, namun tidak sedikit dari mereka yang sangat ingin berkurban tapi harus mengurungkan niat baik tersebut karena banyaknya biaya yang perlu dikeluarkan, tak jarang pula mereka sudah menyiapkan dana sejak jauh hari namun tanpa disangka ternyata ada kebutuhan lain yang mendesak. Lalu apakah niat baik itu harus benar-benar terkubur? bagaimana solusinya?.

Satu amal shaleh yang bisa teman-teman tunaikan sebagai ibadah pengganti apabila tidak mampu berkurban adalah dengan sedekah daging, landasan mengganti ibadah kurban dengan sedekah daging ini atas dasar niat saling tolong menolong, seperti firman Allah SWT yang terkandung dalam Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 2 berikut:

وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ

Artinya: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”. (Q.S Al-Maidah:2)

Selain sebagai niat untuk tolong menolong, sedekah daging ini juga sebagai bentuk kepedulian dan kemanfaatan kita terhadap saudara sesama muslim, seperti dalam riwayat sebuah hadis yang berbunyi:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

Artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”. (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Setelah mengetahui makna dan arti dari sedekah daging, maka saatnya saya berbagi informasi mengenai platform yang akan memudahkan teman-teman semua untuk berbagi kebaikan di hari Raya, yaitu sedekah daging melalui Rumah Qurban Alfatihah.

Selain menyediakan kemudahan kurban online, Rumah Qurban Alfatihah juga siap membantu teman-teman yang tidak dapat melaksanakan ibadah kurban namun tetap ingin berbagi, cukup dengan berdonasi minimal 10.000 rupiah saja teman-teman sudah bisa bersedekah dan turut berpartisipasi untuk kurban di Rumah Qurban Alfatihah, dana yang terkumpul nantinya akan dibelikan hewan untuk berkurban baik itu kambing, domba maupun sapi.

Diluar dari kemudahan dan biaya yang terjangkau, Rumah Qurban Alfatihah juga memiliki kelebihan lainnya yaitu sedekah daging akan diberikan kepada para santri penghafal Qur’an, anak-anak yatim dan dhuafa, MasyaAllah.

Sedekah tidak dilihat dari jumlahnya atau banyak sedikitnya yang kita berikan namun dari keihklasan untuk membantu saudara yang membutuhkan uluran tangan dan kepedulian kita terlebih pada saat hari raya Idul Fitri.

Berikan sedekah daging terbaikmu, raih keberkahan bulan Dzulhijjah dan hari raya Idul Fitri.

Penulis : Ade Refika.

Pendidikan Al-Qur’an Bisa Hilangkan Ketagihan Bermain Gadget Pada Anak

Pendidikan Al-Qur’an Bisa Hilangkan Ketagihan Bermain Gadget Pada Anak

Setiap hari era digitalisasi semakin sangat jelas terlihat, golongan tua, muda bahkan anak-anak pun terkena dampaknya, salah satunya adalah penggunaan gadget disaat usia anak masih dibawah umur, tidak jarang para orang tua menuruti segala keinginan anak tanpa memperdulikan dampaknya yang bisa saja mempengaruhi proses tumbuh kembang anak.

Penggunaan gadget tanpa pengawasan dan batasan dari orang tua juga dapat menyebabkan aktivitas positif lain pada anak menjadi terganggu atau berkurang. Seperti aktivitas mengaji yang saat ini anak-anak mulai malas melakukannya, terlebih ketika sudah bermain gadget, bahkan tidak jarang mereka marah saat diminta oleh orang tuanya untuk pergi ke tempat mengaji.

Yayasan Alfatihah mempunyai program yang bernama Rumah Tahfidz Alfatihah, menjadi pelopor rumah tahfidz yang menerapkan konsep pendidikan Al-Qur’an menyenangkan, metode menghafal yang digunakan adalah dengan gerakan tangan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan memudahkan anak dalam belajar, membaca serta menghafalkan Al-Qur’an.

Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap Al-Qur’an, maka Rumah Tahfidz Alfatihah menyediakan fasilitas lengkap untuk menunjang proses pembelajaran dan tahfidz, diantaranya adalah ruangan mengaji yang nyaman dan ber-AC, dilengkapi dengan alat-alat multimedia sebagai pendukung bahan ajar seperti speaker Al-Qur’an, soundsystem dan smart TV android untuk menayangkan ayat-ayat Al-Qur’an dan video kisah-kisah islami. Selain diberikannya fasilitas yang lengkap, selama proses belajar dan tahfidz anak-anak juga akan dibimbing oleh Musyrifah/Ustadzah yang sudah bersyahadah dan berpengalaman.

Di Rumah Tahfidz Alfatihah tidak hanya fasilitasnya saja yang lengkap, namun juga terdapat banyak aktivitas lain diluar tahfidz yang pastinya sangat bermanfaat, diantaranya adalah baca tulis Al-Qur’an, mempelajari rukun, sunnah-sunnah serta semua hal yang berhubungan dengan agama islam dan memang sudah seharunya perlu diketahui oleh anak-anak sedari dini. Selain itu Rumah Tahfidz Alfatihah juga sangat memperhatikan sisi akademis anak dengan memberikan aktivitas yang dapat meningkatkan rasa percaya diri sehingga mereka dapat mengetahui dan memahami cara mengkomunikasikan suatu hal atau maksud dari fikiran dan perasaan mereka, bagaimana mereka mengendalikan emosi dan tutur kata juga sangat penting untuk diberikan bimbingan yang tentunya para Ustadzah Rumah Tahfidz Alfatihah sudah sangat berpengalaman dalam mengatasi hal tersebut.

Sebagai upaya dalam meningkatkan rasa percaya diri pada anak, Rumah Tahfidz Alfatihah memberikan metode reward harian untuk santri berupa stiker bintang, reward diberikan ketika masing-masing santri dapat menyelesaikan pertanyaan atau tugas dari Ustadzah, hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan untuk memacu semangat para santri baik dalam belajar maupun menghafal.

Diluar banyaknya fasilitas yang berikan untuk anak-anak, Rumah Tahfidz Alfatihah juga memberikan kesempatan bagi Ayah Bunda yang membutuhkan bimbingan atau konseling dalam mengatasi masalah-masalah pada anak, terutama upaya dalam menghilangkan rasa malas dan tidak mau mengaji akibat kecanduan game atau gadget.

Dengan biaya yang terjangkau amat banyak kelebihan yang Ayah Bunda dapatkan jika mengikut sertakan putra putri tercinta untuk tahfidz di Rumah Tahfidz Alfatihah, juga terdapat program beasiswa untuk anak yatim dan dhuafa. 

Dengan adanya pengaruh digitalisasi yang cukup besar terhadap kebiasaan anak itulah, maka sebaiknya Ayah Bunda lebih berhati-hati dan sebisa mungkin untuk memperhatikan setiap aktivititas anak, terutama pada bagian sisi religiusitas yang tentu saja akan sangat mempengaruhi kepribadian dan perilaku anak di masa yang akan datang.

Untuk itu jangan sampai Ayah Bunda salah memilih tempat pendidikan Al-Qur’an untuk putra putrinya. Segera daftarkan ananda tercinta menjadi santri keren, kreatif dan inovatif bersama Rumah Tahfidz Alfatihah